|
Jumat, 27 Januari 2012 21:42 |
32 Pengacara Siap Membela Forkorus Cs
Masalah Keamanan Sidang Makar Jadi Catatan Tersendiri
JAYAPURA - Kuasa Hukum lima terdakwa kasus makar Kongras Rakyat Papua (KPR) III atas nama Forkorus Yoboisembut, Edison Waromi, Selpius Bobi, Dominikus Sorabut dan Agustinus Kraar, menyatakan siap mendampingi kelima terdakwa pada sidang Perdana di Pengadilan Negeri Jayapura, Senin 30 Januari 2012 pukul 10.00 WIT Pagi. Bahkan kuasa hukum yang semula dikabarkan berjumlah 15 orang, kini bertambah hingga keseluruhan Tim Kuasa Hukum berjumlah 32 orang. Maing masing dari Kontras Papua, ALDP Papua, LBH Papua, LP3AP,LP3BH ditamnbah dengan advokad dari DPC Peradi Jayapura. Dalam siaran persnya, Jumat( 27/1/2012), Tim Kuasa Hukum Forkorusa Cs menyatakan, selain terdakwa telah menerima surat penetapan sidang juga kelima terdakwa sudah menyatakan siap menghadapi sidang. “Kelima terdakwa tetap dikenakan pasal 106 KUHP tentang makar yang merupakan dakwaan tunggal sesui dakwaan yang ditetapkan Kejaksaan,,” kata Olga Hamadi dari Kontras Papua. Lanjutnya, “ Karena proses Hukum sudah berjalan hingga masuk persidangan Senin, maka Kuasa Hukum akan tetap berupaya lakukan pembelaan, saya pikir agenda kedepan kami juga minta kepada semua pihak bahwa belajar dari pengalaman yang ada dari pengamanan tidak terlalu berlebihan karena sidang makar KRP III merupakan sidang yang terbuka bagi umum, dimana semua orang punya akses untuk menyaksikan berlangsungnya sidang, namun dirinyua berharap agar semua masyarakat yang datang menyaksikan sidang tetap menjaga keadaan konduksi, tertib hingga sidang berjalan dengan baik dimana transparansi dan akuntabilitas tetap dijaga,” ungkap Olga.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Jumat, 27 Januari 2012 21:35 |
PERSIPURA VS SRIWIJAYA FC
Pertarungan Tahta dan Gengsi
JAYAPURA – Pertandingan sengit akan terjadi pada lanjutan Indonesian Super League musim kompetisi 2011/2012 antara juara bertahan Persipura Jayapura menghadapi Sriwijaya FC, Sabtu (28/1) di Stadion Mandala Jayapura, kedua tim akan yang saat ini menduduki peringkat pertama dan kedua tersebut akan berusaha memenangkan pertandingan untuk sebuah tahta puncak klasemen dan gengsi dua tim besar di Indonesia. Saat ini Persipura sedang berada pada urutan pertama klasemen Indonesia Super League dengan torehan 20 poin, dan Sriwijaya membuntuti di peringkat kedua dengan 19 poin, siapapun pemenang dalam laga sore nanti akan berhak untuk berada di peringkat pertama, namun apabila hasilnya imbang, maka Persipura tetap memuncaki klasemen sementara. “Semua tim ingin memenangkan pertandingan, kami juga seperti itu, apalagi kami baru saja gagal di Wamena jadi paling tidak kami ingin mendapatkan poin di sini, syukur kalau kami menang, tetapi paling tidak satu poin bisa kami raih di pertandingan besok,” ujar Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Indrayadi, saat jumpa pers pre match, kemarin. Indrayadi juga menambahkan bahwa, seluruh pemain Sriwijaya FC telah siap untuk melakoni pertarungan sore nanti, optimisme Sriwijaya tersebut, tidak berarti meremehkan tuan rumah Persipura,”Semua pemain kami siap untuk bertanding besok (hari ini.red), kami juga tahu bahwa, menghadapi Persipura adalah sebuah pertandingan yang berat karena mereka adalah tim yang kuat dan solid, hampir semua pemain mereka memiliki skill yang bagus jadi kami juga harus waspada terhadap Persipura,” tandas Indrayadi.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Jumat, 27 Januari 2012 21:35 |
Rp 13 M Dana Pengamanan Belum Dipertanggungjawabkan
Pada Pilgub Papua Barat Lalu
Manokwari - Tidak hanya KPUPB yang menggunakan anggaran besar untuk pelaksanaan pemilukada lalu, yakni sebesar Rp 201 miliar pada pemilukada tahap pertama, dan Rp 72 miliar pada pemilukada tahap kedua. Namun Polda Papua pun dialokasikan anggaran yang tidak sedikit untuk dana pengamanan, yakni sebesar Rp. 13 miliar. Hanya saja walau pelaksanaan pemilukada tersebut telah usai, namun hingga saat ini Polda Papua belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut. Padahal, deadline waktu pertanggungjawabannya sudah berakhir yakni Bulan Desember 2011 lalu. Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat, Drs. Soleman Sikirit, kepada sejumlah wartawan mengatakan, untuk dana pengamanan pemilukada tahun lalu, pihaknya mengusulkan sebesar Rp. 25 miliar. “Jadi tidak benar jika ada yang mengatakan, anggaran tersebut mencapai Rp. 27 miliar. Anggaran untuk pengamanan ini, dilakukan dalam dua tahap yakni pertama sebesar Rp. 14 miliar untuk pemilukada tahap pertama, dan sisanya dipergunakan untuk pengamanan pada pemilukada putaran kedua,” jelas Sikirit. Sikirit mengaku, alokasi anggaran yang ada di DPA Kesbangpol tersebut, dipergunakan untuk kepentingan pemilukada mulai dari tahapan pendaftaran, kampanye hingga pada saat pencoblosan dan perhitungan suara. “Kalau untuk anggaran pelantikan, tidak masuk dalam alokasi Rp. 25 miliar yang ada di Kesbangpol ini. Anggaran tersebut dialokasikan tersendiri,” aku Sikirit.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Jumat, 27 Januari 2012 21:35 |
DPRP Claim Belum Terima Sosialisasi UP4B
Segera Minta Penjelasan Pimpinan UP4B
JAYAPURA—Meski Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) telah menggelar sosialisasi selama kurang lebih enam bulan. Tapi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua mengklaim belum pernah menerima sosialisasi UP4B. Klaim ini disampaikan Wakil Ketua I DPRP Yunus Wonda SH ketika menerima aspirasi Forum Komunikasi Rakyat Papua Tolak Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (FKRPT-UP4B) yang menggelar aksi unjukrasa di Kantor DPRP, Rabu (25/1). Politisi Partai Demokrat ini ketika dihubungi kembali diruang kerjanya, Jumat (27/1) mengatakan, agar program UP4B tak menjadi polemik dan bermasalah, pihaknya mengharapkan pihak pihak yang terlibat langsung dalam UP4B seyogyanyalah menggelar sosialisasi kepada semua komponen masyarakat dari tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Distrik sampai Kampung diseluruh Provinsi Papua dan Papua Barat agar masyarakat memahami program UP4B. Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, UU 21 Tahun 2001 Tentang Otsus Papua pada waktu di sosialisasikan itu juga dalam keadaan terancam, tapi hanya dengan suatu konsekuensi yang luar biasa dan mereka jalan. Karena itu, tuturnya, pihaknya merencanakan dalam waktu dekat segera meminta penjelasan petingi petinggi UP4B menyangkut keuntungan serta kendala kendalanya apabila program Otsus Jilid II ini diterapkan dimasyarakat .
|
|
Selanjutnya...
|
|
Jumat, 27 Januari 2012 21:35 |
“Papua Barat Titipan dari PBB”
JAYAPURA - Ada pernyataan menarik diungkapkan salah satu kelompok yang menamakan dirinya sebagai pejabat Federasi Negara Papua Barat (NFPB). Mereka mengatakan, terkait masa depan penyelesaian permasalahan politik di Papua Barat, maka ada beberapa hal yang perlu diketahui seluruh public baik public Negara Federal Papua Barat (NFPB) maupun public NKRI serta public Internasional. Antara lain adalah mengenai Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) dan pandangan politik dari West Papua National Authority (WPNA) terhadap persidangan yang akan dijalani oleh Presiden Negara Federal Papua Barat (NFPB), Forkorus Yoboisembut, S.Pd dan Perdana Menteri (PM) NFPB, Dominikus Sorabut, dkk yang ditetapkan sebagai tersangka kasus makar dalam Kongres Rakyat Papua (KRP) III lalu, di Lapangan Zakheus, Padang Bulan. Juru Bicara (Jubir) dari Perdana Menteri (PM) NFPB, Jack Wanggai yang didampingi oleh Presiden WPNA, Pdt. Terryanus Israel Yocku dan Gubernur WPNA Wilayah Manokwari, Markus Yennu saat melakukan jumpa pers, di Prima Garden, Abepura, Jumat (27/01) kemarin sore. Menurut Pdt. Terryanus Israel Yocku, Pemerintah Indonesia perlu sekali mengakui keberadaan Papua Barat didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan titipan dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Indonesia. Hal itu dapat dilihat dari resolusi PBB 2504 butir ke-2, yang berbunyi bahwa diberikan kepada Indonesia ijin untuk membangun Papua Barat selama 25 Tahun lamanya, tidak mengusai dan memiliki Papua Barat sebagai bagian dari NKRI.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Kamis, 26 Januari 2012 23:07 |
Anggota DPRD Kota Ngambek Pintu Gerbang Kantor Dipalang
Aktifitas Lumpuh, Tuntut Sekwan Diganti
JAYAPURA - JIka rakyat biasa yang ngambek, maka itu hal yang biasa, namun jika itu dilakukan para Wakil rakyat maka itu sesuatu yang tidak lazim. Namun itulah yang dilakukan beberapa anggota DPRD Kota Jayapura yang berkantor di Kotaraja. Mereka ngambek alias marah terhadap kinerja Sekwan yang dinilai tidak memberikan pelayanan terhadap kebutuhan anggota Dewan selama yang bersangkutan menjabat Sekwan DPRD Kota Jayapura hingga masuk tahun 2012 ini, membuat aktifitas di Kantor DPRD Kota seharian kemarin lumpuh. Protes kalangan anggota Dewan terhadap kinerja Sekwan tersebut memuncak Kamis,( 26/1/2012), dimana dua anggota Dewan dari Komisi A menutup kedua pintu gerbang dan memarkir kendaraan pribadinya di depan dua pintu gerbang tersebut,. Aksi ini sebagai tanda protes dan marah kepada Sekwan sekaligus menuntut Ketua DPR untuk segera mengganti Sekwan. Kedua anggota Dewan yang menutup pintu gerbang dengan mobil mereka itu, masing masing Hein Ohee dan Frederik Mebri. Tindakan protes anggota Dewan ini secara keseluruhan dikoordinir 8 anggota Komisi A yang membidangi Pemerintahan. Memang sangat lasim bila kita melihat masyarakat ramai demo ke kantor Dewan, namun Kamis( 26/1/2012) pagi kemarin justru terbalik, anggota Dewan demo dan ngambek kepada sekwan dan Ketua DPRD dengan mengerahkan security menutup kedua pintu gerbang dan tidak diperbolehkan seorangpun PNS masuk kantor Dewan, hal itu dilakukan sejak pukul 07.00 WIT pagi hingga jam dua siang kemarin.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Kamis, 26 Januari 2012 23:07 |
Persidafon 2 Vs Deltras 1
Pembuktian di Kandang
SENTANI—Tim tuan rumah Persidafon berhasil mengalahkan tamunya Deltras FC Sidoarjo dengan skor 2-1 pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Barnabas Youwe (SBY), Kamis sore (26/01). Kemenangan ini sekaligus sebagai pembuktian Edu Dkk di depan ribuan pendukungnya yang membanjiri lapanan SBY. Gol pertama Persidafon dicetak Kapten Tim, Edward Ifakdalam pada menit ke-27, kemudian gol kedua dicetak Patric Wanggai di menit ke 55. Sementara gol balasan tim tamu Deltras FC Sidoarjo diciptakan Amos M pada menit ke-49. Jalannya pertandingan yang dipimpin wasit Ahmad Suparman yang berasal dari Jakarta dan disaksikan ribuan pendukung panatik Persidafon tim yang dijuluki “Laskar Gunung Cycloop” ini, berlangsung saling serang dengan tempo tinggi. Pada menit-menit terakhir tuan rumah Persidafon mulai menguasai jalannya permainan, namun tim tamu tidak berdiam diri tetap melakukan penyerangan untuk menambah poin, namun hingga pluit tanda berakhirnya permainan tidak bisa menambah poin. Saling jual beli serangan terus ditampilkan kedua tim setelah itu. beberapa peluang gol berhasil dibuat kedua tim, hanya saja penyelesaian akhir yang belum optimal membuat belum terciptanya gol.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Kamis, 26 Januari 2012 23:07 |
OPM Juga Hambat Pembangunan di Paniai
JAYAPURA—Apabila 4 Distrik di wilayah Kabupaten Puncak Jaya tak ada pembangunan sejak tahun 2004 hingga 2011 lantaran lokasinya diduga sebagai “Sarang” Organisasi Papua Merdeka (OPM), maka hal yang tak beda ditemui di wilayah Kabupaten Paniai. Pasalnya, akibat aktivitas pergerakan OPM yang dipimpin John Yogi, pembangunan jalan di tiga Distrik terhambat . Tiga distrik itu masing masing Distrik Enarotali, Bibida, dan Pasir Putih. Demikian disampaikan Anggota Komisi A DPR Papua Ina Kudiai di ruang kerjanya, Kamis (26/1). Putri asli daerah Paniai ini mengatakan, pihaknya mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Paniai untuk membangun jalan di tiga Distrik tersebut. Karena itu, pihaknya meminta pembangunan jalan tersebut dilakukan setelah disahkannya APBD tahun ini. “Anak buah John Yogi sudah tak ada lagi di tiga distrik itu, maka pemerintah bisa membangun jalan untuk aktivitas masyarakat. Apalagi masyarakat sampai saat ini masih kesulitan untuk menyalurkan hasil kebunnya ke pasar,” jelasnya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Kamis, 26 Januari 2012 23:02 |
Polda Papua Akan Dapat Pesawat Skytruck
JAYAPURA - Guna meningkatkan kinerja Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas, Polda Papua akan memperoleh pesawatSkytruck dan helicopter. Hal itu diungkapkan anggota Komisi III DPR RI Aziz Syamsudin saat melakukan kunjungan kerja ke Polda Papua, Kamis 26 Januari. “Dalam waktu dekat akan disiapkan pesawat Skytruck untuk Polda Papua guna menunjang kinerja menjaga Kamtibmas terutama di sejumlah kabupaten di Papua yang kerap terjadi kerusuhan,” ujar Aziz Syamsudin kepada wartawan saat melakukan kunjungan kerja di Polda Papua, 26 Januari. Sedangkan untuk helikopter, sedang dilakukan pengecekan di daerah lain, untuk dialihkan ke Papua. “Kalau keberadaan heli di wilayah lain kurang optimal penggunaannya, maka akan diupayakan dipindahkan ke Papua,” ucapnya. Menurut Aziz, kunjungan rombongan Komisi III ke Papua juga untuk membahas serta melihat langsung kondisi terakhir provinsi paling Timur Indonesia. “Kami dengan Polda juga membahas gejolak Papua salah satunya Freeport, serta kendala-kendala yang dihadapi dalam penanganan Kamtibmas,”ungkapnya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Kamis, 26 Januari 2012 23:02 |
Para Caretaker Diwarning Segera Persiapkan Pemilukada
JAYAPURA— Penjabat Gubernur Provinsi Papua Dr. Drs H. Syamsul Arief Rivai MS mewarning (baca: memperingati) para Penjabat Bupati (Caretaker) di seluruh Provinsi Papua yang daerahnya belum menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada). Soalnya jangka waktu yang diberikan bagi para Penjabat Bupati untuk mempersiapkan Pemilukada sebagian besar sudah lewat dari 6 bulan. Demikian diuangkapkan Syamsul Arief Rivai usai menggelar pertemuan bersama para Penjabat Bupati di seluruh Provinsi Papua di ruang kerja Gubernur Provinsi Papua, Jayapura, Kamis (26/1). Kata dia, pihaknya telah memberikan petunjuk untuk segera menyelesaikan masalah menyangkut Pemilukada serta tak perlu berlama lama menjadi Penjabat Bupati. Namun, hanya 6 Penjabat Bupati yang hadir tanpa merinci Penjabat Bupati dari mana saja. Tujuan memanggil para Penjabat Bupati, lanjut dia, untuk menanyakan masalah- masalah yang dihadapi, sehingga belum menyelenggarakan Pemilukada. Pasalnya, pihaknya mendapatkan beberapa informasi menyangkut hambatan menggelar Pemilukada seperti administratif dan complain complain dan lain lain. “Ada Penjabat Bupati yang melaporkan sudah siap menggelar Pemilukada, ada yang sudah melaksanakan dan lain lain,” tandasnya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Kamis, 26 Januari 2012 23:02 |
Sidang Perdana Forkorus, Cs Senin Dipimpin Ketua PN
JAYAPURA- Menyusul pernyataan dari salah satu Kuasa Hukum dari para tersangka kasus makar Kongres Rakyat Papua (KRP) III, Forkorus Yoboisembut, Cs. Yakni Harry Maturbongs, SH. dari Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Penegakan Hukum dan HAM di Tanah Papua, yang telah memperoleh sinyal atau informasi tentang pelaksanaan sidang perdana bagi Forkorus Yoboisembut, Cs. Pada Senin, 30 Januari pekan depan, dibenarkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Klas I A Jayapura, Jack J. Octavianus, SH. MH. Ia menyatakan bahwa itu memang benar sidang Forkurus itu dilakukan Senin, dimana pihaknya juga telah menerima pelimpahan berkas kasusnya dari pihak kepolisian. “Bahwa sidang perdana ini akan diketuai oleh saya sendiri dan dibantu oleh empat hakim anggota yakni I Ketut Nyoman S, SH. MH. Syor Mambrasar, SH. MH. Orpa Marthina, SH. dan Willem Marco Erari, SH. sedangkan untuk kuasa hukum yang telah datang mendaftarkan dirinya untuk mendampingi para tersangka kasus makar itu berjumlah 10 orang yang menghadap ke saya guna mendaftarkan dirinya yang akan mendampingi Forkorus Yoboisembut, Cs. Ini, tapi itu saya juga belum bisa pastikan, maka nanti kita lihat pada sidang hari pertama atau perdananya saja,” katanya. Ketika ditanya wartawan terkait soal keamanan di PN Klas I A Jayapura, Jack J. Octavianus, SH. MH. menyatakan bahwa keamanan ini tanggungjawab dari pihak kepolisian. “ Saya anggap sama dengan perkara-perkara lainnya, jadi saya tidak perlu koordinasi dengan pihak aparat dan otomatis dengan sendirinya dari aparat akan turun mengamankan jalannya persidangan, yang dimana saya menganggapnya sama saja dengan perkara-perkara lainnya atau tidak terlalu mengistimewakan dari sidang makar ini,”katanya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Kamis, 26 Januari 2012 23:01 |
Polda Akan Kirim Pasukan Brimob Puncak
JAYAPURA- Berlarut-larutnya konflik horisontal di Kabupaten Puncak, menjadi suatu perhatian serius Polda Papua . Pasalnya sejak awal Agustus 2011 – Januari 2012 di Kabupaten Puncak sudah menelan korban Jiwa kurang lebih 40-an orang. Salah satu langkah konkrit yang diambil Polda Papua guna mengamankan situasi serta menjaga kamtibmas agar selalu kondusif dan mencegah jatuhnya korban jiwa lagi dengan rencana mengirimkan anggota Brimob ke sana, termasuk ke Kabupaten Tolikara. Dengan rincian, masing – masing 1 pleton untuk Kabupaten Puncak – 1 pleton untuk daerah Ilaga , dan 1 pleton untuk Kabupaten Tolikara . Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Kombes Pol Wachyono kepada wartawan di ruang Cenderawasih Polda Papua. “ Menyikapi kejadian di Puncak dan daerah sekitar dalam minggu ini Polda Papua akan mengirim Anngota Brimob Papua untuk melaksanakan pengamanan masing – masing daerah akan dikirim 1 pleton anggota Brimob,
|
|
Selanjutnya...
|
|
|