Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Biak 100 Unit Rumah Layak Huni Akan Dibangun di Biak
100 Unit Rumah Layak Huni Akan Dibangun di Biak PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh (pin/don/LO1)   
Minggu, 19 Februari 2012 13:34

Biak - Pemerintah kabupaten Biak Numfor, setelah sukses pada 2011 lalu dengan mengalokasikan dana otonomi khusus Papua sebesar Rp8 Miliar untuk membiayai pembangunan 80 unit rumah layak huni tipe 45 bagi masyarakat tidak mampu di daerah ini. Kini dalam 2012, pemerintah kembali menargetkan sebanyak 100 unit akan dibangun, dan lokasinya tersebar dibeberapa distrik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU), Markus Mansnembra mengatakan, lokasi pembangunan 100 unit rumah yang ditargetkan tahun ini tersebar di sejumlah kampung dan distrik, disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di daerah ini. “Kami sedang menunggu DIPA nya saja yang belum turun, dan untuk tahun 2012 ini ditargetkan 100 unit rumah layak huni tipe 45,” katanya kepada Bintang Papua akhir pekan lalu di Biak.

Ia mengakui, ukuran rumah yang dibangun type 45 sesuai dengan situasi dan kondisi serta perkembangan keluarga bersangkutan. Karena kenyataan selama ini, kata Mansnembra, setiap pembangunan rumah tipe 36 yang dibangun beberapa tahun lalu kurang ditempati masyarakat sebab rumah bersangkutan sama dengan yang dimiliki warga alias sempit. “Sehingga sudah dua tahun ini kami bangun tipe 45, sesuai kondisi dan permintaan masyarakat, sehingga mulai sejak tahun anggaran 2010 kami meningkatkan ukuran rumah dari tipe 36 menjadi tipe 45,” ujarnya.

Menurut Kadis PU ini, sesuai hasil musyawarah perencanaan pembangunan tingkat kampung/desa, distrik dan kabupaten, permintaan program rumah layak huni masih sangat dominan di Biak, karena merupakan salah satu kebutuhan prioritas dasar masyarakat kampung. (pin/don/LO1)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul