Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Selasa, 02 April 2013 05:33

Harga Beras Bulog Naik Tajam

Taksir item ini
(0 pilihan)

Salah satu penjual beras Bulog di Pasar Central Hamadi sedang mengatur stock beras, Minggu (31/3)JAYAPURA – Meroketnya berbagai kebutuhan pokok di pasar Jayapura pada Maret 2013 kemarin terus berlangsung hingga memasuki pekan pertama April. Kalau sebelumnya dialami komoditi bawang merah dan bawang putih, kini giliran harga beras yang merangsek naik, khususnya beras bulog.
Diakui salah satu penjual beras Bulog di Pasar Central Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Muhammad Riin, kenaikan beras Bulog terjadi hampir dua pekan belakangan ini.
Untuk beras bulog dengan berat bersih 50 kilo gram, yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 270 ribu perkarung, kini tembus diangka Rp 400 ribu perkarung.
Menurut dia, kenaikan yang cukup tajam terjadi disebabkan susahnya mendapatkan beras Bulog, sedangkan peminat beras bulog yang segmentasinya untuk kalangan menengah kebawah mengalami peningkatan yang cukup siknifikan memasuki pekan pertama di April 2013 ini.
Sementara itu di Kios 051, komplek Pasar Hamadi, Nasrul mengatakan, kenaikan beras Bulog sudah terjadi hampir satu bulan. Untuk beras Bulog ukuran 15 kg dijualnya seharga Rp 85 ribu dari harga sebelumnya hanya Rp 75 ribu.

“Iya harga beras Bulog naik sejak satu bulan yang lalu, hal itu disebabkan karena harga dari pemasok mengalami kenaikan sehingga harga dipasar mengalami kenaikan juga,” jelasnya.
Selain beras bulog yang mengalami kenaikan cukup tajam, untuk harga beras jenis lainya juga naik tipis. Seperti beras jenis 99, dijual dengan harga Rp 255 ribu perkarung berat bersih 25 kilo gram, dari harga sebelumnya Rp 250 ribu perkarung.
Sementara, beras jenis Betet berat bersih 25 kilo gram, naik menjadi Rp 252 ribu dari harga sebelumnya Rp 247 per karung.
Untuk beras ketan juga terjadi kenaikan dari harga Rp 18 ribu per liter menjadi Rp 20 ribu.
Ditambahkan, meski mengalami kenaikan yang cukup tajam, hal tersebut tidak menyurutkan bagi para pembeli beras khususnya beras bulog, mengingat beras merupakan kebutuhan pokok yang setiap hari dan waktu dikonsumsi masyarakat, dalam sehari pihaknya mampu menjual beras bulog sebanyak 10 karung, bahkan lebih. (ady/aj/lo1)

Baca 561 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task