Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Kamis, 25 April 2013 06:26

Gubernur: Bangun Komunikasi TPN-OPM Masuk Agenda 100 Hari

Taksir item ini
(2 pilihan)

Goliath Tegaskan Ingin Merdeka, Bukan Dialog
Goliath Tabuni dan pasukannyaJAYAPURA – Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH, menandaskan bahwa, dalam agenda 100 hari kerja, dirinya akan mencoba membangun komunikasi dengan Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Organisasi Papua Merdeka (OPM).  Hal itu diungkapkan Gubernur saat dihubungi Bintang Papua, Rabu (24/4) malam kemarin.
“Kita akan coba membangun komunikasi dengan saudara-saudara kita di dalam, memang sulit untuk menghubungi mereka, biasanya saya yang dihubungi, tetapi sejauh ini belum ada komunikasi lebih lanjut, untuk itu, dalam seratus hari kerja ini, saya memasukkan agenda untuk membangun komunikasi dengan saudara-saudara saya,” ujar Gubernur, Lukas Enembe.
Penegasan ini sekaligus mementahkan pernyataan sebelumnya  yang mengatakan Gubernur Papua siap memuka ruang dialog  dengan kelompok TPN-OPM.  Sebab yang dimaksud Gubernur Lukas Enembe adalah membangun  komunikasi,  bukan dialog sebagaimana yang diberitakan sebelumnya.


Sementara itu, dari Markas Besar TPN-OPM, disampaikan bahwa, Panglima Tinggi TPN-OPM, Gen. Goliath Tabuni bersama pasukannya berjuang selama ini adalah untuk menggapai cita-cita mereka untuk dapat merdeka,”Kami berjuang itu untuk merdeka, bukan untuk dialog, sudah puluhan tahun kami berjuang dan akan terus berjuang, kami tidak seperti OPM-OPM buatan di Kota yang berjuang untuk tujuan tertentu, kami eksis berperang dalam perjuangan,” tandas Goliat.
Di tempat terpisah, Kepala Pusat Penerangan TPN-OPM menyampaikan bahwa,”Gen. Goliat Tabuni adalah seorang pemimpin yang perkasa, perjuangan yang dilakukan adalah untuk mengangkat hak-hak dasar Rakyat dan Bangsa Papua untuk menjadi negara yang berdaulat, seperti Indonesia dan negara-negara lainnya, itulah inti dari perjuangan kami,” tandasnya.
Ditambahkan juga bahwa, siapapun harus cermat dalam berkomunikasi, ada beberapa kasus dialami oleh Markas besar bahwa ada orang yang sering mengaku sebagai Goliat Tabuni,”Kakak kira adik-adik wartawan tahu, Kakak sudah pernah minta Bintang Papua untuk merekam suara Gen. Goliat Tabuni, fungsinya untuk mengetahui keaslian suara, karena sekarang banyak yang mengaku-mengaku,” pungkasnya.
Dijelaskan lagi bahwa, untuk lebih jelasnya, nomor telepon orang yang menghubungi harus dicatat dan bisa dikonfirmasi kepada kami, dan merekam suaranya kemudian dicocokkan,”Saya kasih tahu bahwa suara Goliat Tabuni beda dengan suara Anton tabuni,” ujarnya.(bom/nls/don/l03)

Baca 1027 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task