Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Taksir item ini
(0 pilihan)

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Papua Drs. F.X. Mote, M.Si., didampingi Pejabat Struktural Kehumasan di Setiap SKPD di Pemerintah Provinsi Papua, TNI/Polri, BUMN, BUMD, Pelaku Ekonomi/Bisnis atau Perbankan menabuh Tifa ketika menutup   Workshop Bakohumas  di Hotel Aston, Jayapura, Rabu (20/5).Untuk  Menyebarluaskan Informasi Kehumasan kepada Masyarakat
JAYAPURA — Workshop Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat(Bakohumas) Dalam  Mendukung  Tugas dan Kebijakan Pemerintah Provinsi Papua yang digelar Biro Humas dan Protokol Setda Papua berhasil menyepakati pembentuk Bakohumas tingkat Provinsi Papua.
Hal ini disampaikan Panitia  Penyelenggara  Workshop  Bakohumas dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Papua Drs. FX Mote, M.Si, ketika acara penutupan di Hotel Aston, Jayapura, Rabu (20/5).
Sebanyak 100 orang stakeholder atau pemangku kepentingan masing-masing DPRP, Humas BUMN/BUMD,

Taksir item ini
(0 pilihan)

kombes polJAYAPURA -  Kepolisian Resort Nabire memfasilitasi pertemuan keluarga korban Manfret Maday, Suku Mee yang merupakan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Nabire dengan pihak keluarga pelaku dari Suku Biak yakni Wahyuni Kafiar alias Ayu yang diduga melakukan pembunuhan kepada Manfret.
Pertemuan berlangsung, pada  Rabu (20/5/2015) pukul 10.00 WIT di Ruang Reserse Mobil Polres Nabire yang dipimpin langsung  Kasat Intel Polres Nabire, AKP Burhanuddin P dan Kasat Binmas Polres setempat AKP Mardi Marpaung.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua, Kombes Pol Rudolf Patrige menuturkan dalam pertemuan itu pihak keluarga korban disampaikan oleh Hengki Kegou yang menceritakan kronologis kejadian kepada pihak Suku Biak, keluarga juga meminta jasad Mandred untuk segera ditemukan.

Taksir item ini
(0 pilihan)

JAYAPURA – Luar biasa. Dua Mahasiswa asal Port Numbay (Kota Jayapura) yang kini melanjutkan Studi di Boston Amerika Serikat (AS) berhasil mengukir prestasi akademik dengan  mendapatkan Nilai Indeks Prestasi Komulatif (IPK) terbaik Amerika.
Kedua Mahasiswa semester II tersebut atas nama Irene Ireuw (IPK 4,0) dan Gerda Baransano Makannuay (IPK 3,6). Kedua anak asal Port Numbay ini kuliah di Perguruan Tinggi Bunker Hills Comunity Colage Boston-USA.
Demikian itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, I Wayan Murdiyasa kepada Wartawan di ruang kerjanya, Rabu ( 20\5).
“Puji Tuhan anak-anak ini sangat luar biasa berprestasi dengan nilai IPK sangat memuaskan dan merupakan pertama kalinya terjadi di Amerika Serikat,”katanya.
“Bagi saya ini merupakan suatu kebanggaan bagi Pemerintah Kota Jayapura. Selama ini tidak sia-sia pihaknya mengirimkan anak yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas ternama,”ucapnya

Rabu, 20 Mei 2015 00:36

Bupati Sarmi Tetap Kendalikan Pemerintahan

Ditulis oleh
Taksir item ini
(1 Pilih)

FX Mote: Sebelum Ada Kekuatan Hukum Tetap

Drs. F.X. Mote, M.SiJAYAPURA — Pertanyaan siapa yang akan melaksanakan pemerintahan di Kabupaten Sarmi pasca tertangkapnya Bupati Sarmi Mesakh Manibor, M.MT, oleh pihak Kejagung RI,  terjawab.
Bupati Sarmi Mesakh Manibor, tetap melaksanakan tugas pemerintahan sebagaimana adanya, sebelum ada keputusan yang berkekuatan hukum tetap atau praduga tak bersalah (pressumtion of innocence). Walaupun  yang bersangkutan tengah menjalani proses hukum.
“Kami patuh kepada ketentuan hukum yang ada. Jika sudah ada ketentuan dan status hukum dari pihak terkait dalam hal ini kekuatan hukum tetap terhadap Bupati Mesakh Manibor baru akan diambil langkah-langkah,” tegas Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP, MH., melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Papua Drs. F.X. Mote, M.Si,  ketika dikonfirmasi  wartawan di  Jayapura, Selasa (19/5).

Rabu, 20 Mei 2015 00:34

4 Bulan Tak Digaji, Karyawan PRP Demo

Ditulis oleh
Taksir item ini
(0 pilihan)

Puluhan Karyawan PT. Percetakan Rakyat Papua (PRP) menggelar aksi demo di Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Selasa (19/5). Mereka menuntut Pemprov Papua segera membayar tunggakan gaji empat bulan. JAYAPURA – Puluhan karyawati PT. Percetakan Rakyat Papua menggelar aksi demo di Kantor Gubernur Papua, Jayapura, Selasa (19/5). Para pendemo menuntut Pemprov Papua segera membayar tunggakan gaji selama empat bulan.
Seorang pendemo bernama Budi mengatakan, pihaknya sempat bertemu dan menyampaikan aspirasi kepada Asisten Bidang Perekonomian Sekda Provinsi Papua Drs. Elia I. Loupatty, M.M., Tapi, pihaknya disarankan untuk membuat laporan tertulis kepada Gubernur Papua.
“Menurut Budi, jika manajemen perusahaan diganti, diharapkan harus orang yang benar-benar berkompeten di bidang bisnis percetakan,”ujarnya.
Loupatty ketika dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya belum mengetahui adanya tunggakan pembayaran gaji selama empat bulan, sebagaimana pengakuan puluhan karyawan PRP.

Taksir item ini
(0 pilihan)

Lukas EnembeTIMIKA - Gubernur Papua Lukas Enembe tidak memberikan dukungan terhadap rencana pembentukan dua daerah otonomi baru (DOB) di Mimika, yakni Kabupaten Mimika Barat dan Kabupaten Mimika Timur.
Bupati Mimika Eltinus Omaleng kepada Antara di Timika, Selasa, mengatakan dirinya sudah berulang kali menemui Gubernur Lukas Enembe di Jayapura untuk meneruskan proposal Tim Pembentukan Calon Kabupaten Mimika Barat dan Kabupaten Mimika Timur.
Namun Gubernur Lukas Enembe tetap berpendirian teguh untuk tidak memberikan rekomendasi pembentukan dua calon kabupaten baru itu.
Gubernur Enembe beralasan bahwa pembentukan dua calon kabupaten baru itu menjadi salah satu prasyarat administrasi guna melengkapi rencana pembentukan calon Provinsi Papua Tengah di Timika. “Saya sudah teruskan ke gubernur proposal dari tim pemekaran ke gubernur.

Rabu, 20 Mei 2015 00:30

Di Wamena, HIV/AIDS Capai 5.100 Kasus

Ditulis oleh
Taksir item ini
(0 pilihan)

Wamena – Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Jayawijaya mencatat angka prevalensi kasus HIV/AIDS di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, hingga kini mencapai 5.100 kasus.
Ketua harian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Jayawijaya, Gad Piramid Tabuni, di Wamena, Selasa, mengatakan kasus HIV/AIDS di Jayawijaya berkembang cukup signifikan dan data itu terungkap dari semua lini layanan yang ada.
Semua lini yang dimaksud, antara lain Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Puskesmas, Posyandu, dan sebagainya. “Kita terus kejar pencegahan dan penanggulangan kasus HIV/AIDS di Jayawijaya,”ucap dia.
Menurut dia, Dinas Kesehatan setempat sudah melakukan identifikasi atas data itu untuk menekan angka prevalensi itu.
Gad yang kini menjabat asisten II Sekda Kabupaten Jayawijaya itu mengaku menjamurnya media seks daring (online) itu menyulitkan KPA Jayawijaya untuk mendeteksi makin menjamurnya kasus itu di Wamena.

Taksir item ini
(0 pilihan)

Wilhelmus PigaiJAYAPURA – Anggota DPR Papua Daerah Pemilihan (Dapil) Mimika Wilhelmus Pigai menilai Pemerintah daerah Mimika tidak mampu menyelesaikan permasalahan DPRD setempat.
“Masa bakti anggota DPRD Mimika lama sudah berakhir pada 15 Desember 2014 lalu. Namun hingga 6 bulan terakhir ini belum adanya proses pelantikan bagi anggota DPRD baru. Ini ada apa. Apakah pemerintah tak mampu menyelesaikan masalah ini sehingga tidak dilakukan pelantikan?. Saya selaku anggota DPR Dapil Mimika berharap proses pelantikan DPRD yang baru dilakukan,” kata Wilhelmus kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (19/5).

Taksir item ini
(0 pilihan)

Tampak Bangunan Mess DPR Papua terletak di jalan percetakan Jayapura, yang diduga bangunan tersebut ada kerugian negara senilai Rp1 Milyar.JAYAPURA – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua mulai membidik dugaan kasus korupsi pembangunan Mess DPR Papua yang terletak di Jantung Ibu Kota Jayapura, Jalan Percetakan, Jayapura-Papua. Bahkan Polda Papua sedang mendalami dan mengumpulkan bukti-bukti kuat terkait pendirian pembangunan Mess DPR Papua tahun anggaran 2013, yang kerugian negara mencapai Rp1 Milyar.
Penyelidikan yang dilakukan Penyidik Polda Papua tersebut, berdasarkan temuan dari Badan Pemeriksa Keungan (BKP) Republik Indonesia menduga adanya kerugian negera mencapai Rp1 Miliar. “Ini temuan BPK RI tahun 2013, diduga ada kerugian negara mencapai Rp1 Miliar lebih,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Pol Patrige, Senin (18/5) kemarin.

Halaman 2 dari 274