Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Kamis, 20 November 2014 02:01

Papua Cetak MN di Kejurnas Catur Makassar

Ditulis oleh

JAYAPURA- Papua sepertinya tak habis-habisnyamenorehkan rekor di Kejuaraan Nasional Catur ke 44 yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang Makassar 12-22 November. Setelah menyapu bersih medali di kelompok veteran, di kelompok catur standar, untuk pertama kali, Papua berhasil melahirkan pecatur bergelar Master Nasional melalui atletnya Agus Sugianto.
Agus Sugianto berhasil meraih gelar Master Nasional, setelah berhasil menundukkan pecatur Jambi Muklis Hamidi Master Nasional di babak terakhir babak 11. Dengan poin penuh itu, maka Agus mengumpulkan poin keseluruhan 8 poin, dan secara otomatis berhak menyandang gelar Master Nasional.
Agus Sugianto yang dimintai komentarnya terkait gelar barunya sebagai Master Nasional mengatakan, sangat senang dan bangga. “Impian setiap pecatur tentu ingin dapat gelar, saya sangat senang dengan gelar MN, apalagi saya peroleh di Kejurnas, yang merupakan ajang tertinggi selain PON,”ucapnya.
Ia juga berterima kasih kepada Pengcab Jayawijaya yang telah membinanya selama ini. “Saya persembahkan gelar ini untuk Jayawijaya, karena merekalah yang membina saya selama ini,”pungkasnya dalam siaran pers yang dikirimkan ke redaksi Bintang Papua, semalam.

JAYAPURA- Setelah memastikan memperoleh medali emas melalui Hendrik Poha Master Nasional, tim catur Papua kembali menyabet medali perak dan perunggu di kelompok catur veteran, pada babak kesembilan. Dengan menyapu bersih medali emas, perak dan perunggu, Papua menciptakan sejarah di Kejurnas, sebagi tim yang pertama mampu menyabet semua medali.
Pengurus Besar Percasi bidang Pertandingan dan wasit Muhamada Ivan Situru Master Internasional, FIDE Training, Wasit Nasional mengatakan, untuk pertama kali, selama 44 kali penyelenggaraan Kejurnas, satu provinsi menyabet semua medali yang diperebutkan. “Papua mencetak rekor baru, menyapu bersih semua medali dikelompok veteran, ini tentu menjadi sejarah,”ujarnya Ivan, Rabu 19 November di Arena Kejurnas di Asrama Haji Sudiang Makassar.
Bukan hanya itu, Hendrik Poha  peraih medali emas, juga mencatat rekor memenangi 9 babak tanpa pernah kalah atau remis. “Menang di semua babak tentu bukan hal biasa, ini luar biasa dan rekor baru,”ujar Ivan mantan pemain Olympiade Indonesia itu.

JAYAPURA - Tim catur Papua memastikan meraih medali emas dalam kejuaraan nasional yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang Makassar Sulawesi Selatan 12-22 November. Medali emas di raih di kelompok catur veteran, setelah pecatur Hendrik Poha meraih nilai 8 pada babak ke VIII, dengan menggunakan sistem swiss 9 babak.
Nilai 8 membuat Hendrik Poha memimpin klasmen dengan perbedaan angka 1,5 poin dari pecatur-pecatur lainnya dan tidak mungkin dikejar. Bahkan, Papua juga berpotensi menyabet medali perak dan perunggu di kelompok ini. Karena atlet Papua atas nama JA Tene dan Risman Siahaan berada di peringkat kedua dan ketiga.
Kepastian emas diraih Papua, setelah Hendrik Poha menumbangkan pecatur Sumatera Utara Marudut Sinaga pada babak ke 8. Sementara JA Tene dan Risman Siahaan juga berhasil menang untuk menjaga peluang mereka meraih perak dan perunggu.
Sedangkan pecatur Robert Djoenso Master Nasional tidak bisa melanjutkan pertandingan untuk babak selanjutnya, karena kondisi kesehatannya terganggu. Ia lantas berobat ke Jakarta. Saat dihubungi dari Makassar, Robert Djoenso berjanji akan memberikan bonus kepada peraih medali di Kejurnas. “Sebagai Wakil Bupati, saya akan memberikan bonus kepada atlet yang meraih medali di Makassar,” ujar Robert tanpa menyebut angka riilnya.

JAYAPURA -Tim catur Papua memimpin klasmen sementara Kejuaraan Nasional Catur kelompok veteran, yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang Makassar Sulawesi Selatan 12-23 November. Bahkan, Papua menempatkan 3 pecaturnya di papan atas.
Hendrik Poha Master Nasional berada dipuncak, setelah berhasil menumbangkan pecatur Juga asal Papua JA Tene pada babak ke 4. Kemenangan itu membuat Poha melejit dengan nilai 4. Sementara pecatur Papua lainnya Risman Siahaan Master Nasional menyusul diposisi kedua, setelah menumbangkan pecatur Kalimantan Selatan Ibun Sani Rais juga pada babak keempat. Meski JA Tene Master Nasional tumbang dari rekannya, ia tetap berada di papan atas. Sedangkan Robert Djoenso berada di papan tengah, setelah tumbang dari pecatur Sulawesi Selatan Rudy Mokoginta.
Sedangkan di kelompok catur standar, Papua menempatkan atletnya di papan tengah yakni Fikrul Master Nasional dengan nilai 4 dalam lima babak.

Senin, 17 November 2014 05:27

Jika Lolos, Papua Siap Tuan Rumah

Ditulis oleh

Pengurus PDBI provinsi Papua periode 2014-2018 saat rapat disekretariat PDBI Kantor Dinas Otonom, Kotaraja, Sabtu (15/11) malam.JAYAPURA – Jika Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) provinsi Papua lolos pada pelaksanaan kejuaraan nasional (kejurnas) tanggal 12-15 Desmber di Bogor, maka PDBI Papua siap menjadi tuan rumah pada Pra Kualifikasi PON XIX September 2015.
Kesiapan itu disampaikan ketua umum dr. John Manansang usai rapat bersama jajaran pengurus PDBI provinsi Papua di Sekretariat PDBI Papua kantor Dinas Otonom Kotaraja, Sabtu (15/11) malam. ‘’Kalau kita ingin lolos ke PON XIX 2016 di Jawa Barat, maka kita harus siap menjadi tuan rumah,’’ imbuhnya yang diamini sekretaris umum, Longginus Sangur, S.Sos dan bendahara PDBI provinsi Papua, John Reda.
Sinyal tuan rumah PDBI Papua juga mendapat dukungan dari PDBI Jakarta diberikan Kepala Bidang Umum DPP PDBI, Ir. Gatut Susanta,MM saat menghadiri pelatihan pelatih dan pelantikan pengurus PDBI provinsi Papua di Swissbel-Hotel, Kamis (13/11) malam.’’ Secara resmi belum daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Pra PON XIX 2015. Tentunya ini menjadi peluang bagi PDBI Papua, jika ingin lolos pada PON XIX 2016 di Jawa Barat,’’ kata Gatut.

Sabtu, 15 November 2014 00:23

POKB PU Bangun Kebersamaan

Ditulis oleh

 Mikael Kambuaya Buka POKB PU Papua di BBPJN X  Tanah Hitam
Pembukaan  Kegiatan Pekan Olahraga Keluarga Besar PU dalam rangka  Hari Bhakti  PU ke-69 di Halaman  BBPJN X Papua dan Papua Barat, Tanah Hitam, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Jumat (14/11). JAYAPURA—Pekan Olahraga Keluarga Besar Pekerjaan Umum  (PU) dalam rangka  Hari Bhakti  PU ke-69 Tahun  2014 di Halaman  Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional X (BBPJN X)  Papua dan Papua Barat, Tanah Hitam, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Jumat (14/11) petang.
Pekan Olahraga Keluarga Besar PU dalam rangka  Hari Bhakti  PU ke-69 Tahun  2014 ini dibuka Kepala Dinas PU Provinsi  Papua  Ir. Mikael  Kambuaya  didampingi Kepala BBPJN X Provinsi Papua dan Papua Barat Ir. Thomas  Setiabudi Aden, MSc, Eng. ditandai pemukulan Tifa dan  pelepasan balon berhadiah 2 unit  sepeda gunung  yang dilepas Ketua Dharma Wanita Dinas PU Papua Ny. Juli Kambuaya  serta pertandingan Gate Ball antara Ir. Mikel Kambuaya Cs Vs Dharma Wanita Dinas PU Provinsi Papua  disaksikan  seluruh  Pimpinan, Staf   dan Dharma Wanita.

Sabtu, 15 November 2014 00:23

PDBI Papua Anak Bungsu yang Lahir di Akhir Tahun

Ditulis oleh

Ketua umum PDBI provinsi Papua, dr. John Manansang saat menandatangani berita acara pelantikan pengurus PDBI Papua disaksikan sekretaris umum KONI Papua, Yusuf Yambe Abdi dan pengurus pusat, Ir. Gatut Susanta, MM di Swissbell-Hotel, Kamis (13/11) malam.JAYAPURA - Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) provinsi Papua, ibarat seorang bayi baru lahir. PDBI Papua adalah sebagai anak bungsu yang lahir diakhir tahun. Sebagai anak bungsu dari semua cabang olahraga di tanah Papua, tentu PDBI Papua diharapkan mampu ikut mengharumkan nama Papua di pentas dunia olahraga tingkat Nasional maupun di tingkat Internasional.
Seperti yang disampaikan Sekretaris Umum KONI Papua, Yusuf Yambeabdi, ST.MT pada acara pelantikan pengurus PDBI Papua periode 2014-2018 di Swissbell-Hotel, Kamis (13/11) malam dengan semangat PON XX Tahun 2020 di Papua, banyak organisasi yang muncul kepermukaan. Semua ingin meningkatkan prestasi di dunia olahraga.
Untuk itu, Yusuf yang juga selaku Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua ini meminta kepada seluruh jajaran pengurus PDBI Papua yang baru dilantik  agar bekerja secara serius. Pengurus bukan membuat dan mengajukan profosal yang halamannya tebal-tebal. Sebagai pendatang baru cabang olahraga (cabor) PDBI diharapkan cepat menjadi dewasa dan bisa meraih medali di PON XIX Jawa Barat. Tidak seperti cabor dangsa yang hingga sekarang masih bermasalah. Cabor ini tidak dipertandingkan di PON 2016 mendatang. ‘’Kita akan terus berjuang bagaimana supaya cabor dangsa dipertandingkan di PON Bandung,’’ imbuhnya.