Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Senin, 15 September 2014 01:49

2015, Pemprov Bangun Enam Venue PON

Ditulis oleh

Sekretaris KONI Papua Yusuf Yambe YabdiJAYAPURA—Pemerintah Provinsi Papua akan segera membangun enam venue PON XX Tahun 2020. Ke enam venue tersebut adalah venue lapangan Hoky di Kabupaten Biak Numfor, venue Panahan, Tenis Lapangan, Volly, Sofball dan bisbooll di Kabupaten/Kota Jayapura.
Sekertaris KONI Papua Yusuf Yambe Yabdi, yang ditemui wartawan akhir pekan kemarin di Kantor Gubernur Dok II Jayapura, mengatakan perencanaan pembangunan enam venue cabang olahraga tersebut anggarannya masuk dalam APBD Perubahan Papua tahun 2014.
“Dengan demikian, jika APBD Perubahan ditetapkan, maka pembangunan fisik dapat segera dimulai. Sementara perencanaan venue cabor lainnya masuk dalam APBD 2015.  Jadi, semua fisik pembangunan diharapkan sudah dikerjakan tahun depan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Papua,’’ ujarnya.

Senin, 15 September 2014 01:46

Hari Ini, KONI Papua Verifikasi Tim PON Remaja

Ditulis oleh

JAYAPURA - PON Remaja berlangsung awal bulan Desember 2014 mendatang di Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Perhelatan akbar ini akan diikuti lebih kurang 33 provinsi di Indonesia, termasuk provinsi Papua sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk ikut mengambil bagian pada PON Remaja yang baru pertama kali di gelar di Indonesia.
Untuk menyikapi PON Remaja di Surabaya, KONI Papua mulai hari ini, Senin (15/9) akan melakukan verifikasi cabang-cabang olahraga (Cabor)  di kantor KONI Papua. ‘’Kami dari Tim verifikasi sudah menghubungi cabor-cabor agar hari Senin (baca hari ini, red) datang membawa data-data atlit ke kantor KONI Papua di GOR Cenderawasih  untuk dilakukan verifikasi,’’ kata wakil ketua Tim Verifikasi, Carol Renwarin ketika dihubungi Bintang Papua, semalam.
Lewat verifikasi ini, ujar Carolo akan diketahui apakah cabor-cabor sudah siap apa belum. Selain itu untuk mengetahui seberapa banyak atlit-atlit yang disiapkan oleh masing-masing cabor. ‘’Dari 15 cabor yang dipertandingkan pada PON Remaja I di Surabaya tidak semua diikuti Papua. Pada PON Remaja I ini rencananya kita dari Papua akan mengikuti 11 cabor saja,’’ terang mantan petinju nasional ini.

Senin, 15 September 2014 01:44

KONI Papua Ikut Lakukan Mutasi Atlit

Ditulis oleh

Sekertaris Koni Papua, Yusuf Yambe YabdiJAYAPURA—Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 Jawa Barat, mutasi atlet dari satu provinsi ke provinsi lain terus terjadi dalam beberapa kali ivent empat tahunan tersebut, Provinsi Papua yang dikenal sebagai gudangnya atlet, juga melakukan hal yang sama.
Sekertaris Koni Papua, Yusuf Yambe Yabdi, mengaku bahwa mutasi atlet dari satu provinsi ke provinsi lain ditutup per 9 September 2014. Dengan demikian,  setelah lewat tanggal tersebut tidak diperkenankan lagi membeli atlet.
“Ya, sesuai ketentuan dari KONI Pusat, dua tahun sebelum PON dimulai tak dibenarkan ada mutasi atlet. Oleh karena itu, setelah lewat waktu yang dimaksud, kita tidak mungkin membeli atlet lagi,’’ kata Yusuf Yambe.
Terkait dengan KONI Papua membeli atlet, kata Yusuf, pihaknya ingin membeli prestasinya, kalau prestasinya sama dengan atlet daerah, maka harus dibeli dengan harga yang sama.
Sebelumnya, Ketua Umum KONI Papua, Lukas Enembe, mengakui jika KONI Papua telah membeli 20 atlet untuk memperkuat Papua dalam ajang PON Jawa Barat 2016 mendatang. “Kami sudah beli 20 atlet, Pa Ketua Harian (Klemen Tinal) sudah laporakan kepada saya,’’ kata Lukas Enembe kepada wartawan, belum lama ini.
Menurutnya, pembelian atlet tersebut, bukan karena KONI tidak membina atlet, ada atlet yang dibina dan dapat berprestasi. Tetapi laporan dari ketua harian, dalam beberapa tahun terakhir ini, beberapa cabor dimonopoli oleh keluarga, sehingga atlet yang pantas dan berprestasi tidak diikutsertakan. ‘’Oleh karena itu, pak ketua harian mengambil keputusan untuk membeli atlet. kami punya target, tapi pembinaan atlet Papua tetap dilakukan oleh KONI,’’ tegasnya. (ds/ari/l03)

JAYAPURA - Musyawarah Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesa (FORKI) Papua Tahun 2014 ini akan digelar akhir Agustus 2014 mendatang di Sahid Hotel di Entrop Jayapura.
Demikian Ketua Harian Pengprov FORKI Papua, Gayus Manupapami, S.E. usai menghadiri rapat kerja (Raker) Panitia Musprov FORKI Papua, di Sekretariat Pengprov FORKI Papua, GOR Cenderawasih Jayapura, Sabtu (23/8) dalam  rilisnya kepada wartawan harian ini via email.
“Jadi, Musprov digelar mengingat kepengurusan yang lama sudah berakhir pada 2014 ini. Dan, kami laksanakan Musprov ini karena sudah sesuai dengan masa bhakti dari pengurus lama yang akan demisioner pada 30 Agustus 2014 mendatang,” ujarnya.
Gayus menjelaskan, agenda utama Musprov adalah pemilihan ketua umum yang baru periode 2014-2018. “Agenda Musprov diantaranya penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus lama, menyusun rencana kerja tahun 2014, dan dilanjutkan dengan pemilihan ketua umum yang baru,” ucapnya.

Jum'at, 22 Agustus 2014 01:46

Persidafon Tak Mampu Lanjutkan Kompetisi

Ditulis oleh

Persidafon Dafonsoro menjadi klub ketiga yang tidak mampu melanjutkan pertandingan di Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2014. Sebelumnya, Persenga Nganjuk dan Persitara Jakarta Utara, sudah lebih dulu menyatakan mengundurkan diri.
Pada tanggal 18 Agustus 2014, Persidafon mengirimkan surat kepada LIGA yang menyatakan sudah tidak mampu lagi untuk melanjutkan sisa pertandingan Divisi Utama 2014. Walaupun, sisa laga yang harus dijalani Persidafon hanya tinggal dua pertandingan lagi.
“Sehubungan dengan surat Persidafon tertanggal 18 Agustus tersebut, maka LIGA menetapkan, bahwa Persidafon sudah tidak lagi berkompetisi di Divisi Utama Liga Indonesia 2014, terhitung sejak 19 Agustus 2014. Sanksi terkait hal ini diatur seperti tercantum dalam regulasi Divisi Utama 2014,” kata Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia.

Senin, 14 Juli 2014 15:00

3 Atlet NPC Papua Ikut Pelatnas di NPC Solo

Ditulis oleh

JAYAPURA - Tiga atlet Papua, direncanakan pagi ini Senin (14/7)  bertolak ke Solo untuk mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Asian Para Games Incheon-Korea. Ketiga atlet terbaik Papua ini antara lain, Hana Resty cabang olahraga Tenis Meja, Marinus Melianus Yowey cabang olahraga Renang dan Menaser Numberi cabang olahraga Renang. Pelatnas ini akan berlangsung selama tiga bulan lebih di Solo.
Ketua Bidang Audit Internal KONI Papua, Benjamin Jnsenem didampingi Wakil Ketua Bidang Pembibitan dan Pemasalan KONI Papua, Carolin Renwarin, S.Pd dan Humas KONI Papua J.Sinambela  di kantor KONI, APO Jayapura usai pelepasan atlet, kemarin mengatakan, ia cukup bangga atas terpilihnya tiga putra terbaik Papua untuk mengikuti Pelatnas di Solo yang diselenggarakan oleh National Paralympic Commitee (NPC) Indonesia.

JAYAPURA—Untuk menciptakan tim terbaik yang akan dikirim mengikuti ajang Pra PON 2016, Jawa Barat, Komite Futsal Papua yang ada dibawah naungan Asosiasi PSSI Papua akan emlakukan tur ke beberapa daerah.
Kepada wartawan di Lapangan Futsal Mutiara Hitam Senin (14/04) sore, Ketua Komite Futsal Papua, Surya Ibrahim menjelaskan, untuk tim futsal yang dipersiapkan menghadapi PON XIX di Bandung, Jawa Barat, pihaknya telah mengagendakan berapa poin yang harus dilewati dalam rangka persiapan tim.
Sebenarnya bicara futsal untuk Papua, ucap Surya, kerangka tim untuk PON sudah ada, hanya saja atas permintaan Ketua Asosisasi PSSI Papua Benhur Tommy Mano, meminta agar tim ini diperkaya oleh pemain-pemain yang akan dicari di beberapa daerah.
Untuk itu, nanti kedepan, khususnya dari Komite Futsal kita akan melakukan eksebisi ke beberapa Kabupaten. Tetapi ke Kabupaten yang kita tahu regulasi kompetisinya hidup, kalau kita di Papua ini ada 29 Kabupaten, bahwa tidak semua punya regulasi kompetisi jalan, nanti kita pilih yang regulasi kompetisinya jalan, seperti Mimika, sarmi, Biak, Merauke dan Keerom.”