| Pembukaan Jaringan Jadi PR Telkomsel |
|
|
|
| Ditulis oleh redaksi binpa | ||||||
| Selasa, 21 Februari 2012 22:39 | ||||||
JAYAPURA—Pergantian Pimpinan tidak selalu berarti turut berganti pula kebijakan, setidaknya hal tersebut yang akan diterapkan saat pergantian pimpinan Telkomsel Branch Jayapura. Sejumlah tugas yang belum sempat diselesaikan akan dijadikan Pekerjaan Rumah (PR), dan salah satunya aadalah pemasangan jaringan disejumlah Ibukota Kabupaten (IKK) di Papua.“Banyak hal yang harus dipersiapkan untuk membangun BTS, dan ini jadi PR yang menarik,” kata Joseph. F. Dangeubun, Branch Manager Telkomsel Jayapura, “Ini sudah jadi kebutuhan mengingat kerinduan masyarakat terhadap komunikasi sangat tinggi,” tambahnya. Saat ini sendiri masih ada 4 IKK yang menurut Joseph belum berstatus online, yaitu, Nduga, Yalimo, Intan Jaya, dan Puncak. Hambatan yang kerap ditemui pun juga diungkapkan oleh M. Norhansyah yang posisinya digantikan oleh Jospeh, dan akan berpindah tugas ke Telkomsel Branch Pare-Pare. “sebenarnya semua saat berstatus masih dalam proses, dan tidak mudah membangun BTS di Papua, karena banyak kendalanya seperti, Biaya dan akses jalan,” terangnya. Sebelumnya, pada saat awal masuk ke Branch Jayapura, Norhansyah menyebutkan ada 9 IKK yang berstatus offline, dan selama 2 Tahun lebih masa jabatannya, Telkomsel telah berhasil membuka jaringan di 5 IKK yang ada di Papua. Wilayah cakupan Telkomsel Branch jayapura sendiri melingkupi seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Papua, kecuali, Timika, Nabire dan Biak. (ds/bom/lo2)
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved." |




JAYAPURA—Pergantian Pimpinan tidak selalu berarti turut berganti pula kebijakan, setidaknya hal tersebut yang akan diterapkan saat pergantian pimpinan Telkomsel Branch Jayapura. Sejumlah tugas yang belum sempat diselesaikan akan dijadikan Pekerjaan Rumah (PR), dan salah satunya aadalah pemasangan jaringan disejumlah Ibukota Kabupaten (IKK) di Papua.