| DP2KA Optimis Target PAD 2012 Tercapai |
|
|
|
| Ditulis oleh redaksi binpa | ||||||
| Selasa, 21 Februari 2012 22:39 | ||||||
SENTANI—Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KA) Kabupaten Jayapura, optimis dapat mencapai target PAD (Pendapatan Asli Daerah) Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp. 20 miliar. Hal ini disampaikan Kepala DP2KA Kabupaten Jayapura Edi Susanto, SE.MM kepada wartawan Selasa (21/02) di Sentani.Menurutnya, optimisme pencapaian target PAD tahun 2012 ini belajar dari tahun sebelumnya yaitu tahun 2011 dimana target PAD over target dari Rp.17 miliar naik menjadi Rp.24 miliar. “Kami optimis PAD ke depan akan lebih meningkat, asalkan peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang pajak dan retribusi daerah segera diterbitkan,” katanya. Edi menyebutkan, pihaknya berharap Perda yang mengacu terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2010 segera diterbitkan, karena itu adalah landasan DP2KA untuk mengelola secara optimal yang selama ini belum digarap. Diterangkan Edi pula bahwa, untuk mencapai target tersebut, pihaknya juga telah mengambil langkah-langkah lain sambil menunggu Perda tentang pajak dan retribusi daerah disahkan. “Kami sebagai pihak pelaksana tugas tersebut sudah siap terutama menggarap potensi PAD yang selama ini belum digarap,” ujarnya. Selain itu, menurut Edi, untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui DP2KA akan mengelola aset daerah khususnya tanah yang ada di Kota Jayapura untuk dimanfaatkan sebagai sumber PAD. “Dengan cara bekerjasama dengan sektor swasta, seperti tanah bekas kantor Bupati di Jayapura di APO, Kota Jayapura, yang saat ini sedang digarap oleh sektor swasta,” imbuhnya. (dee/aj/lo2)
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved." |




SENTANI—Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KA) Kabupaten Jayapura, optimis dapat mencapai target PAD (Pendapatan Asli Daerah) Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp. 20 miliar. Hal ini disampaikan Kepala DP2KA Kabupaten Jayapura Edi Susanto, SE.MM kepada wartawan Selasa (21/02) di Sentani.