Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Kampung Membangun Rakyat Jangan Tergiur Dengan Rayuan Kandidat
Rakyat Jangan Tergiur Dengan Rayuan Kandidat PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Minggu, 18 September 2011 23:23

Frangklin Wahey, S.SosSENTANI—Ketua Fraksi Peduli Rakyat DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey S.Sos menegaskan agar rakyat Kabupaten Jayapura jangan tergiur dengan tebar pesona yang disampaikan oleh para kandidat melalui janji-janji politis yang disampaikan melalui pamflet-pamflet dan baliho maupun media-media masa yang terus menjamur.
“Rakyat harus melihat figure yang nantinya benar-benar dapat membawa rakyat dengan gebrakan-gebrakan pembangunan dengan pesan politis yang realistis dan bisa diterima dengan akal sehat,” jelasnya kepada wartawan kemarin di Sentani.
Sebab menurut pria yang juga adalah Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura itu ada beberapa kandidat yang menjanjikan pemekaran calon Kabupaten Grimenawa, bagi Frangklin ini adalah pesan politis yang beribaratkan pahlawan yang kesiangan, karena soal pemekaran Grimenawa itu sudah di urus oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura dan kini sedang menunggu moratorium Presiden.
Kemudian soal pemberdayaan menurut Frangklin pemberdayaan itu sudah pasti dilanjutkan dan pesan politik yang mengatakan akan menaikkan dana pemberdayaan hingga Rp 1 Milyar untuk setiap Kampung bagi Frangklin itu mustahil dan tidak mungkin terjadi.

“APBD Kabupaten Jayapura itu tidak lebih dari Rp 600 Milyar, sementara Kampung di Kabupaten Jayapura itu ada 134 plus 5 kelurahan, lalu bagaimana dengan belanja rutin Pemerintah kabupaten Jayapura yang mencapai Rp 300 Milyar,” tukasnya.
Kemudian ada figure lain lagi yang membawa isu kamtibmas pada pesan politisnya, menurut Frangklin selama kepemimpinan Bupati Habel M Suwae, S.Sos MM kondisi Kamtibmas di Kabupaten Jayapura sangat kondusif, dan jika ada calon kandidat Bupati dan wakil Bupati yang mengatakan kondisi kamtibmas tidak aman itu berarti bohong belaka.
Sehingga, ditambahkannya, bercermin dari pesan-pesan politik tersebut rakyat sudah harus menilai siapa yang memakai topeng janji politik dan siapa figure yang benar-benar akan membawa rakyat Kabupaten Jayapura ke arah pembangunan yang lebih cerah lagi. (dee/don/lo2)

 

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul