| Warga Serui Laut Minta Saluran Air Bersih dan Jalan Aspal |
|
|
|
| Ditulis oleh redaksi binpa |
| Rabu, 15 Februari 2012 22:04 |
Ones Wayoi : Jangan Pernah Mempersalahkan Masyarakat Apabila Terpaksa Mengibarkan Bendera Bintang Kejora di Serui LautSERUI – Karena keinginan masyarakat Serui Laut untuk menikmati pembangunan, terutama pema sangan jaringan pipa air bersih dan pengaspalan jalan di wilayahnya yang terkesan tidak mendapat respon Pemerintah setempat, menimbulkan kekesalan dari warga.Hal itu sebagaimana diungkapkan salah satu tokoh Adat Serui Laut Ones Wayoi,S.Sos, yang menyatakan bahwa apabila tidak ada respon sekali dari Pemerintah atas aspirasi warganya, makan jangan pernah mempersalahkan masyarakat apa bila terpaksa mengibarkan bendera bintang kejora di serui Laut. Kampung Serui Laut, menurutnya memiliki sejarah integrasinya Papua ke dalam NKRI. Dimana merupakan tempat pertamakalinya dikibarkannya bendera merah putih di kampungnya oleh pemuda dan pemudi Irian Barat yang diprakarsai oleh pioner pemuda dari kampung serui laut. “Sehingga para pejuang generasi terdahulu yang berasal dari serui laut dilupakan oleh Penyelenggara Pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Yapen, hal itu terlihat dari pengusulan untuk penyaluran jaringan pipa air bersih dan pengaspalan jalan diserui laut yang tidak ditanggapi dan tidak mendapat perhatian dari Pemerintah,” jelasnya. Lebih lanjut ditegaskan, Dirinya dan masyarakat Serui Laut apabila menaikkan bendera bintang kejora bukanlah karena separatis, sehingga diperlukan kehadiran pasukan TNI-Polri. “Namun hanya sebagi rasa kekecewaan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Daerah sehingga bendera tersebut hanya bisa diturunkan oleh ketua DPRD dan Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, dikarenakan aspirasi dari masyarakat tidak dijawab sampai saat ini,” tegasnya. (seo/aj/lo2) |



