Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Olah Raga Tinju PON Papua Masuk Program Inti
Tinju PON Papua Masuk Program Inti PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Minggu, 19 Februari 2012 21:59

JAYAPURA – Sama halnya dengan cabang olahraga lainnya yang akan berlaga pada Pekan Olaharaga Nasional XVIII Tahun 2012 di Riau nanti, Cabang olahraga Tinju pun sedang gencar-gencarnya melakukan persiapan-persiapan demi meraih target yang akan dicapai pada Pekan Olaharaga Nasionla nanti, bahakn anak asuh Carol Renwarin ini tengah memasuki program inti dalam latihannya.
“Program kami berjalan sesuai dengan apa yang kami rencanakan, dan dekarang ini kita sudah masuk ke latihan inti dengan dua kategori, yaitu kategori fisik umum dan fisik khusus,” jelas Carol Renwarin, dijelaskan juga olehnya bahwa, pasca tes fisik yang dijalaninya anak asuhnya di Universitas Cenderawasih hari senin lalu, menjadi acuan untuk melangkah ke tahapan latihan selanjutnya, yakni latihan inti.
“Secara keseluruhan, latihan fisik umum 70 persen dan saya targetkan akan selesai 2 minggu, dan selebihnya yaitu 30 persen, akan kami tergetkan untuk fisik khusus, jadi pasca fisik umum, nantinya kami fokus ke khusus,” ungkap pelatih berambut putih itu. Carol juga menjelaskan alasan hal itu dilakukan,”Alasan hal itu kita lakukan karena petinju kita mengalami over weight atau kelebihan berat badan, makanya kita terpkan seperti itu,” jelasnya. Sementara, terkait fasilitas dalam menunjang latihan, Carol Renwarin, yang juga Pelatih Kepala Tinju PON Papua menyampaikan bahwa,”Alangkah baiknya Pengprov harus back up dulu untuk sementara waktu, kalau soal kendaraan mungkin tidak terlalu bermasalah karena dari Pertina sudah ada,” ujar Carol.
Masih seputar fasilitas, salah satu petinju andalan Papua, M. Taufan Paransa yang bertanding  di kelas 69 Kg berharap agar fasilitas pendukung bagi dirinya dan rekan-rekannya dapat segera terpenuhi,”Fasilitas itu ada pengaruhnya, sekarang ini kendala kami seperti sepatu, training dan juga termasuk kendaraan dari hotel ke tempat latihan, mungkin itu terlihat sepele tetapi punya pengaruh terhadap latihan, kita berharap dalam waktu dekat sudah dapat,” kata Taufan sambil memperlihatkan sepatunya yang sudah sobek pada bagian depan. (bom/bom/l03).

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul