Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Olah Raga Sangat Setuju Niat Puslatprov
Sangat Setuju Niat Puslatprov PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Minggu, 19 Februari 2012 21:59

PESELAM PON PAPUA

Sangat Setuju Niat Puslatprov

 

Peselam PON Papua yang bersiap untuk menjalani latihan, beberapa waktu lalu.JAYAPURA – Seperti diberitakan Bintang Papua sebelumnya, bahwa untuk membantu proses adaptasi bagi para Peselam Papua yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau nanti, Pusat Pelatihan Provinsi KONI Papua ata Puslatprov KONI Papua, berniat mengirim tim Selam Papua 1 (satu) bulan sebelum penyelenggaraan ajang empat tahunan tersebut.
Niat Puslatprov KONI Papua tersebut, ternyata mendapat sambutan positif dari atlit atau peselam Papua yang saat ini sedang mempersiapkan diri untuk berlaga di ajang Pekan Olaharag nasiona nanti,”Tentu itu adalah sebuah wacana yang sangat baik dari Puslatprov, sebagai atlit, saya sangat setuju sekali dengan niat tersebut, karena selain bisa mengantisipasi visibility atau jarak pandang, kehadiran kami disana lebih awal juga bisa membantu kami untuk mempelajari arus, karena kedua hal itu dangat berpengaruh sekali, yaitu jarak pandang dan arus air,” jelas peraih medali perak PON XVII lalu, Diana Asaribab, saat ditemui wartawan di Mandala, sabtu lalu.
Hal senada juga dilontarkan dua peselam Papua lainnya,”Pasti saya setuju, karena hal itu akan sangat membantu kami dalam proses adaptasi disana, sebelum bertanding, hal yang terpenting bagi kami adalah orientasi tentang arus dan jarak pandang, jadi apa yang dipikirkan dan menjadi niat dari Puslatprov tersebut sangat baik dan benar sekali, itu sangat bisa membantu kami,” tandas Elisabeth Febrianty, salah satu peselam Papua yang akan berlaga di PON XVIII nanti. Ditambahkan oleh peselam lainnya,”Apa yang direncanakan itu tentunya sangat mendukung kami dalam persiapan sebelum bertanding, karena dengan terlebih dahulu kesana, pemahaman dan pengenalan Kami terhadap lokasi dan situasi di tempat pertandingan nanti bisa memperlancar kami dalam berupaya meraih hasil maksimal pada PON XVIII nanti, untuk itu kami berterimakasih kepada Puslatprov yang telah mempertimbangkan hal tersebut,” ujar Aryanto, peselam putra yang juga seorang anggota Marinir. (bom/bom/l03)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul