|
J AYAPURA – Menggeluti olahraga Taekwondo sejak kecil, membuat Rendy, panggilan akrab Aprilliandi, sudah sangat terbiasa dengan olahraga yang oleh sebagian orang dianggap ‘keras’ tersebut, berawal dari ikut-ikutan, kini, Rendy menjadi salah satu Taekwondoin andalan Papua pada ajang Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau, September 2012 nanti. “Dari TK saya sudah ikut latihan Taekwondo, memang awalnya hanya ikut-ikutan teman saja, tetapi lama-kelamaan saya jadi jatuh cinta dan merasa seperti sudah menyatu dengan olahraga Taekwondo ini, saya jyga senang karena sepenuhnya didukung oleh orang tua saya” ujar Rendy saat ditemui Bintang Papua di Kantor KONI Papua, Selasa (21/2) kemarin. Pria yang saat ini sedang menjalani pendidikan di SMU Negeri 2 Jayapura tersebut, berhasil lolos ke Pekan Olahraga Nasional setelah pada Pra Kulaifikasi PON yang berlangsung di Riau pada medio Agustus 2011 lalu, Rendy berhasil meraih medali perunggu, sejauh ini, medali perunggu tersebut menjadi sebuah kebanggan bagi Rendy. “Yang jelas saya bangga, karena dengan meraih medali perunggu itu otomatis saya bisa lolos ke PON, dan dengan lolos ke PON berarti saya punya peluang untuk berbuat sesuatu untuk tanah Papua tercinta, dan saya juga punya keinginan yang besar untuk menjadi seorang Taekwndoin yang baik nantinya,” tambah Rendy.
Setelah torehan positif dari Taekwondoin-taekwondoin Papua pada ajang Pra Kualifikasi PON lalu, dua Taekwondoin Papua terpanggil untuk mengikuti Pelatnas Taekwondo yang dipersiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Dunia, salah satu dari dua Taekwondoin itu, adalah Aprilliandi Rawung atau Rendy. “Iya benar, dua atlit kita dipanggil untuk mengikuti Pelatnas di Jakarta, t5etapi karena pertimbangan pendidikan, kita hanya akan mengirim satu atlit kita saja, yaitu Antonius Mahuse, kalau Rendy lebih ke pertimbangan pendidikan, kami ingin agar dia juga bisa konsentrasi pada latihannya dan juga pada pendidikannya di sekolah, kalau dia ikut Pelatnas di Jakarta sudah barang tentu akan mengganggu proses belajarnya di sekolah,” ujar Gerson Marantika, salah satu Pengurus Taekwondo Papua. Ada optimisme yang besar dari Rendy saat perhelatan PON nanti, dirinya yakin, bahwa dengan usaha dan kerja keras dalam latihan ia akan dapat berbuat yang terbaik bagi Papua,”Saya optimis dan harus bisa, selama ini kami sudah latihan bagus, dan saya secara pribadi juga sudah dan akan terus berusaha untuk jalani pelatihan ini dengan baik untuk bisa meningkatkan dan memperbaiki kekurangan-kekurangan saya,” ujarnya. PelatihKepala Taekwondo Papua, Niko Warbandido, kepada Bintang Papua, menyampaikan bahwa,”Hampir semua Taekwondoin kita punya prospek yang baik untuk kedepannya, termasuk juga Rendy, dengan raihan medali perunggu dan lolosnya Rendy ke PON XVIII sudah menjadi bukti bahwa di bagus, kita berharap agar kedepan nanti, Rendy tidak cepat puas dengan apa yang sudah diraih, dan dia harus terus berusaha untuk memperbaiki kekurangan yang ada, semoga persiapan menuju ke PON nanti tidak terkendala sehingga apa yang menjadi harapan kita bisa terpenuhi nantinya,” ujar Niko Warbandido. (bom/bom/l03)
|