Bulog Siap Minimalisir Penyelewengan Raskin

article thumbnail

JAYAPURA — Beberapa kasus penyelewengan Beras Miskin (Raskin) yang kerap terjadi hingga berulang [ ... ]


Kamasan Institute : Ada Kesengajaan Ulur Waktu Pilgub

JAYAPURA- Sekertaris Kamasan Institute,  Musa Sombuk  mengatakan bahwa delapan bulan molornya wakt [ ... ]


Puskesmas di Kota Jayapura Dapat Bantuan Ambulan

article thumbnail

JAYAPURA – Berdasarkan Riset Fasilitas Kesehatan (Risfaskes) tahun 2011 yang dilaksanakan oleh Bad [ ... ]


Rabu, 22 Februari 2012
Home Papua Barat
PAPUA BARAT
Polisi Tetapkan Kontraktor Pelaksana Pengadaan KM. Sasar Wondama Sebagai TSK PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Selasa, 21 Februari 2012 22:53

WASIOR—Bigbos Kontraktor pelaksana pengadaan KM. Sasar Wondama, akhirnya ditetapkan Polres Teluk Wondama, menjadi tersangka dalam kasus pengadaan kapal yang diduga terbakar dan tenggelam di periran Masalembo, Kalimantan Selatan, September tahun lalu.
“Sesuai hasil penyelidikan lapangan, pihak Polres Wondama menduga kapal tersebut memang terbakar dan tenggelam, seperti yang dilaporkan sebelumnya. Untuk mengembangkan kasus ini, saya sudah kirim 3 orang bulan November lalu untuk mengembangkan penyelidikan langsung di TKP. Dari data dan hasil pengembangan, termasuk keterangan sejumlah saksi, kapal tersebut memang diduga kuat terbakar dan tenggelam di perairan Masalembo,” jelas Kapolres Wondama, AKBP Gatot Aris Purbaya,S.Ik, saat dikonfirmasi wartawan kemarin melalui telepon selulernya.
Kapolres dalam keterangannya, membantah keterangan isteri nahkoda kapal karam, Conny Mambobo, yang sebelumnya menyebut pihak Polres Teluk Wondama dinilai tidak serius dalam mengusut kasus tersebut. “Justru sebaliknya, Polres Teluk Wondama saat ini telah mengeluarkan surat pemanggilan ketiga terhadap kontraktor pengadaan kapal, Jodi Ekaputra Manibui yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Kita sudah mengirim surat pemanggilan sebanyak dua kali, namun yang bersangkutan tidak hadir. Jika dalam pemanggilan ketiga dia (Jodi) tidak hadir, jelas akan dilakukan penangkapan paksa,” terangnya.

Selanjutnya...
 
«MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir»

halaman 1 dari 674

Editorial

Hukum Yang Ompong

Puluhan nyawa di atas Tanah Papua terus melayang, dan rasanya jumlahnya akan terus bertambah, tidak peduli itu dari warga sipil, militer atau polisi, orang asli Papua maupun non Papua, namun yang pasti aksi penghilangan nyawa atas manusia itu tidak bisa di biarkan terus - menerus.
Kisruh, kerusuhan, dan anarkhisme di atas Tanah Papua seakan tidak habis – habisnya, motifnya pun beragam, mulai dari tudingan aksi kelompok yang bertentangan ideologi, Pilkada, masalah perburuhan, sampai dengan aksi – aksi kriminal yang misterius.
Belum lagi sejumlah kasus yang mengarah pada penyalahgunaan wewenang dan korupsi oleh para penguasa, yang juga terkesan jalan di tempat dan tidak mampu di tuntaskan oleh aparat baik itu polisi maupun kejaksaan, menambah daftar panjang betapa tidak berdayanya hukum di atas tanah ini. Karena hukum kita hanya terlihat tajam kepada mereka yang akrab di sebut sebagai pelaku makar, pelaku tipiring, pengecer togel, atau pelanggar lalu lintas yang notabene aktor – akto [ ... ]


Opini

Sejarah……… Akan Memerdekakan Rakyat Papua ( 95% orang Papua mau merdeka)

article thumbnail

Duta Besar Pemerintah Amerika Serikat untuk Indonesia, pada bulan Juni 1969 kepada anggota Tim PBB, Dr. Fernando Ortiz Sanz, secara rahasia mengakui: “ 95% orang-orang Papua mendukung gerakan kemerdekaan Papua.” (Sumber Dok: Jack W.Lydman’s Report, Juli 18, 1969, in AA). Sedangkan, Dr. Fernando Ortiz Sanz, perwakilan PBB untuk mengawasi pelaksanaan PEPERA 1969 melaporkan: “Penjelasan orang-orang Indonesia atas pemberontakan Rakyat Papua sangat tidak dipercaya. Sesuai dengan laporan res [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul