Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Papua Barat Persiapan MTQ Sudah Capai 50 Persen
Persiapan MTQ Sudah Capai 50 Persen PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Selasa, 21 Februari 2012 22:50

Tiga Menteri Akan Hadir

KAIMANA—Panitia pelaksana MTQ Papua Barat tahun 2012 yang akan digelar pada tanggal 27 April dan berakhir pada tanggal 5 Mei 2012, terus berupaya membenahi sejumlah sarana dan prasarana jelang pelaksanaan MTQ yang akan dipusatkan di Kaimana. Saat ini, persiapannya sudah mencapai 50 persen dan diperkirakan pada akhir pertengahan April 2012 mendatang, persiapannya sudah rampung, tinggal menunggu waktu pelaksanaannya saja.
Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pelaksana MTQ Papua Barat tahun 2012, Burhanuddin Ombaier, saat dikonfirmasi kemarin di sela-sela memantau persiapan panitia dalam rangka pelaksanaan kegiatan dimaksud.
Sebagai tuan rumah, lanjut Ombaier, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kaimana ini, kerja-kerja Kesekretariatannya sudah berjalan aktif sejak tahun 2011 lalu. “Soal di lapangan seperti tarian, sound sistim, lampu dan tempat penampungan, persiapan air bersih serta MCK, persiapan stadion sebagai acara pembukaan, sudah hampir rampung dikerjakan. Kita tetap kerja keras, dan akan memberikan yang terbaik bagi kafilah-kafilah yang datang dari sejumlah daerah di Papua Barat,” tegas Wabup.
Dalam keterangannya, Wabup Ombaier juga memberikan kepastian tentang kehadiran Menteri Agama RI dalam kegiatan tersebut. “Saya sendiri sudah bertemu langsung dengan Beliau. Beliau sudah menyatakan diri untuk tetap menghadiri kegiatan dimaksud,” ujarnya lagi.
Sementara tentang kepastian untuk kedatangan Menteri Perumahan Rakyat dan Menteri Pendidikan, saat ini sedang diupayakan oleh panitia. “Jika memang tidak ada halangan, ketiganya pasti akan hadir di Kaimana. Kehadiaran ketiga menteri di Kaimana ini, bukan hanya untuk MTQ saja, tetapi paling tidak dapat secara langsung bisa berdialog dengan pemerintah Provinsi Papua Barat dan tentu Pemda Kabupaten Kaimana, tentang berbagai persoalan pembangunan di Papua Barat termasuk Kaimana,” jelasnya. Dia juga menyebutkan, untuk transportasi penjemputan ketiga menteri dan Gubernur Papua Barat serta rombongan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan PT. Chevron. “PT. Chevron sudah bersedia, untuk membantu transportasi dan jemputan ke Manokwari maupun pulangnya, tentunya dengan menggunakan Travira Air,” ujarnya lagi.
Sementara itu  sebanyak 1.300 pelajar yang ada di Kota Kaimana, direncanakan akan menampilkan Tarian Kolaborasi pada saat acara pembukaan dan penutupan MTQ Papua Barat tahun 2012. “Kalau untuk tariannya saat ini, sedang dalam persiapan. Sebanyak 1.300 pelajar dari Kaimana ini, dalam tarian mereka, akan memadukan nilai-nilai religi Islamic dengan kearifan local Kaimana dari 8 suku asli yang ada di wilayah ini. Tarian kolaborasi ini, akan ditampilkan pada acara pembukaan dan penutupan.
Sementara untuk penjemputan Kafilah dari 11 Kabupaten/Kota, yang akan datang mengikuti MTQ di Kaimana, setiap Kafilah, akan dijemput dengan tarian tradisional dari 8 suku besar di Kaimana. “Seluruh kegiatan mulai dari pembukaan, pelaksanaan hingga penutupan kegiatan, sudah kita persiapkan dari awal. Kita berharap, dengan persiapan yang lebih matang, akan menghasilkan kegiatan yang berkualitas,” harap Wabup lagi.
Sementara untuk kegiatan perlombaan, menurut Koordinator Seksi Lomba, Usman Abdullah, akan ada 7 cabang lomba yang diperlombakan yakni Tilawah, Tahfizh, Sementara, untuk perlombaan, panitia akan menghadirkan 12 Dewan Hakim Nasional dan 40 Hakim Lokal Papua Barat.
“Yang unik dalam perlombaan nanti yang baru dilakukan di Kaimana dan seluruh Papua Barat, yakni penulisan Makalah Ilmiah. Makalahnya, nanti langsung dipresentasekan. Dan ini merupakan salah satu cabang lomba terbaru yang mulai dipromosikan di MTQ Papua Barat tahun 2012 mendatang,” sebut Usman lagi.
Disinggung soal persiapan Kafilah Kaimana, kata dia, Kaimana akan mengikutisertakan sebanyak 42 peserta untuk merebut medali di 7 cabang lomba. “Persiapan Kaimana sudah sangat matang, target harus juara. Kita akan berupaya tampil beda dengan persiapan yang matang itu, karena kita memiliki Motto, Berprestasi setinggi Rajawali terbang, Berperilaku seindah Senja Kaimana,” katanya.  (cr-30/roy/lo2)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul