Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Port Numbay Kamasan Institute : Ada Kesengajaan Ulur Waktu Pilgub
Kamasan Institute : Ada Kesengajaan Ulur Waktu Pilgub PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Selasa, 21 Februari 2012 22:44

JAYAPURA- Sekertaris Kamasan Institute,  Musa Sombuk  mengatakan bahwa delapan bulan molornya waktu ada unsur kesengajaan  untuk terus mengulur-ulur waktu Pilkada Gubenur (Pilgub) Papua.
Menurutnya, aturannya sudah jelas, siapa yang melaksanakan Pilkada sudah ada, calon gubernur sudah ada. “Apalagi yang dipersoalkan?,” ungkapnya bertanya-tanya kepada Bintang Papua, Selasa (21/2).
Kemunduran terkait pasal-pasal krusial yang dianggap rasisme terkait Pilkada Gubernur Papua, menurutnya sudah cukup jelas.
Musa Menilai MRP dan DPRP  salah mengartikan bentuk afirmatif action, karena dalam afirmatif action oleh DPRP dipersempit dan berarti juga menghilangkan hak orang lain, sebab masih ada undang undang lebih tinggi diatasnya yakni Undang Undang 32. Lebih lanjut dikatakan, dalam seluruh proses pembangunan di Papua, ada kepentingan nasional atas Papua, maka Gubernur selaku Kepala Daerah tidak bisa keduanya orang asli Papua, “Undang-Undang 32 tetap dipakai untuk menjaga kepentingan Nasional tadi,” tegasnya.
Ketika ditanya tentang rekomendasi MRP yang mensyaratkan calon gubernur wakil gubernur harus asli Papua, bahkan Mendagri sendiri menyetujui, menurutnya hal itu dibenarkan secara politik. “Memang benar secara Politik, namun perlu diingat bahwa ada kepentingan Nasional yang tidak mengiginkan hal itu,” ungkapnya. (ven/aj/LO2)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul