| 7 Kantor Pemda Dibobol Maling |
|
|
|
| Ditulis oleh (che/aj/LO1) | ||||||
| Senin, 16 Januari 2012 22:45 | ||||||
|
Saat binpa ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 9.30 WIT, Polisi telah memasang Police Line. Sedangkan di Kompleks Otonom, sejumlah petugas Reskrim Polres Sarmi baru mengidentifikasi kantor mana saja yang dibobol maling. Di Kompleks Kantor Bupati, maling beraksi di ruangan Sekda, ruangan Bendahara Rutin, ruangan Kasub Anggaran, dan ruangan Kasub Perbendaharaan. Sedangkan di kompleks Otonom, kantor dinas yang dibobol maing diantaranya Dinas Dukcapil, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, Dinas Pendidikan dan Pengajaran, Dinas Pendapatan Daerah, dan Dinas Pendidikan Umum. hingga berita ini diturunkan, baru didapat data bahwa barang yang hilang adalah 2 laptop dan 2 brangkas dirusak, yang semuanya di ruang bendahara rutin,.Dari data yang berhasil dikumpulkan Bintang Papua, pencuri masuk melalui jendela dengan cara mencungkil menggunakan benda tumpul. Di Kantor Otonom, jendela yang dicungkil adalah di ruang kepala dinas. “Dari situ pembobol sudah mengetahui situasi dan letak ruangan,” kata Asisten 3, Sudarsono di Kantor Bupati, Senin (16/1/2012). “Dari arahan Sekda, kami meminta pihak Polres membongkar kasus ini. Apa betul kriminal murni atau ada muatan politik,” katanya lagi. Banyaknya ruangang yang disatroni maling tersebut, membuat proses olah TKP dan identifikasi mebutuhkan waktu yang agak lama. Dan hingga berita ini diturunkan, belum ada data yang valid terkait barang yang hilang maupun identitas pelakunya. Demikian juga Kapolres Sarmi AKBP Patrige Renwarin yang dihubungi Bintang Papua, juga belum dapat memberikan data pasti terkait hasil olah TKP yang dilakukan Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Sarmi.(che/aj/LO1)
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved." |




SARMI - Sejumlah ruangan di kantor Sekretariat Daerah di Kompleks Kantor Bupati Sarmi dan kantor SKPD di Otonom dibobol maling, Senin (16/1/2012). Hal ini diketahui oleh pegawai saat masuk kantor.