|
JAYAPURA – Latiha terus digalakkan timpelatih sepakbola PON Papua yang akan berlaga dalam ajang empat tahuna di Riau pada September 2012 nanti, setelah menjalani latihan teknik di lapangan SPN Jayapura, sore kemarin, Jorgen Wayega dan kawan-kawan akan menjalani latihan fisik pada pagi hari ini dengan melakukan Country Side atau lari diantara gedung dan bangunan. “Semuanya berjalan baik, seluruh pemain tadi ikuti latihan sore dengan semangat, dan kami tadi berikan materi teknik kepada mereka, selebihnya besok pagi mereka harus jalani latihan fisik yang akan dipimpin pelatih fisik, coach Daniel Womsiwor,” ujar Nando Fairyo kepada Bintang Papua, kemarin. Semnetara, Pelatih fisik tim sepakbola PON Papua, Daniel Womsiwor menyampaikan bahwa, latihan fisik yang akan dijalani pagi ini adalah guna meningkatkan Cardiorespirasi para pemain,”Latihan besok pagi adalah Country side atau berlari diantara gedung atau bangunan, latihan itu bagian dari lari aerobid yang fungsinya untuk untuk endurance atau daya tahan, yang kita harapkan dari latihan ini adalah adanya peningkatan cardirespirasi dari para pemain,” jelas Womsiwor. Masih menurut Daniel Womsiwor, selain latihan fisik tersebut, para pemain juga harus ditunjang dengan asupan gizi yang cukup, untuk dapat menunjang latihan fisik yang dijalani oleh para pemain,”Harus ditunjang dengan menu makanan yang banyak mengandung zat besi, contohnya daging babi, daging sapi dan lainnya, boleh saja makan ikan, tetapi daging ikan tidak menunjang peningkatan zat besi, nah ini harus bisa diatur agar sejalan, karena dengan latihan fisik yang kita berikan kalau ditunjang dengan asupan gizi yang tepat maka hasilnya akan sangat baik,” tambah Daniel.
Selain hal tersebut, Daniel juga berharap agar fasilitas dan perlengkapan latihan harus memadai, agar segala sesuatunya dapat berjalan dengan baik,”Kita dengar dalam waktu dekat sudah ada perlengkapan, itu bagus dan kita sangat mengharapkan perlengkapan itu, karena kalau perlengkapan seperti bola, sepatu, dan lain-lainnya sangat membantu dan menjadi unsur pendukung utama dalam menjalankan program latihan,” terang Womsiwor. (bom/bom/l03)
|