Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Soccer Sergio Van Dijk Berterimakasih Kepada Richardo Salampessy
Sergio Van Dijk Berterimakasih Kepada Richardo Salampessy PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Selasa, 21 Februari 2012 22:44

JAYAPURA – Usai gelaran babak play-off Liga Champions Asia antara Adelaide United FC melawan Persipura Jayapura yang berkesudahan 3 – 0 untuk tuan rumah Adelaide United FC, ternyata meninggalkan beberapa cerita lanjutan diluar lapangan, kedekatan Richardo Salampessy dan Striker Adelaide United, Sergio van Dijk tersirat melalui ‘kicauan’ pemain berdarah Ambon tersebut pada akun Twitternya.
Pada akun Twitternya dengan nama @Serginhovandijk, tertulis ‘Bermain lawan Persipura adalah pengalaman yang bagus...Ricardo S Terimakasih buat Jersey! :-D’.
Ketika dikonfirmasi Bintang Papua, Ricardo menyampaikan bahwa, dirinya sempat berbincang-bincang dengan Sergio van Dijk,”Kita sempat ngobrol sebelum dan setelah pertandingan, sebelumnya kita sudah bicara untuk tukar kaos dan setelah pertandingan dia minta untuk kita tukaran kaos di lorong kamar ganti, dia baik dan seorang pemain yang profesional,” ujar Ricardo. Pada kesempatan itu, Van Dijk juga sempat mebahasa beberapa hal dengan Ricardo, juga termasuk kemungkinan dan waktu untuk naturalisasi menjadi pemain Indonesia, ketika ditanya kedekatan keduanya, Ricardo menyampaikan bahwa, mungkin karena sama-sama berdarah Ambon. (bom/bom/l03)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul