Bulog Siap Minimalisir Penyelewengan Raskin

article thumbnail

JAYAPURA — Beberapa kasus penyelewengan Beras Miskin (Raskin) yang kerap terjadi hingga berulang [ ... ]


Kamasan Institute : Ada Kesengajaan Ulur Waktu Pilgub

JAYAPURA- Sekertaris Kamasan Institute,  Musa Sombuk  mengatakan bahwa delapan bulan molornya wakt [ ... ]


Puskesmas di Kota Jayapura Dapat Bantuan Ambulan

article thumbnail

JAYAPURA – Berdasarkan Riset Fasilitas Kesehatan (Risfaskes) tahun 2011 yang dilaksanakan oleh Bad [ ... ]


Rabu, 22 Februari 2012
Home Supiori
SUPIORI
385 CPNS Supiori Golongan II dan III Formasi 2009 Ikut Prajabatan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh (hen/don/LO1)   
Minggu, 19 Februari 2012 21:31

Bupati Supiori, Fredrik Menufandu SH MH MM.SUPIORI—Pada bulan ini sampai dengan beberapa bulan kedepan Pemkab Supiori bekerja sama dengan Badan Diklat Kabupaten Biak Numfor menyelenggarakan Diklat Prajabatan bagi kurang lebih 385 Calon PNS golongan II dan III formasi umum tahun 2009. Dan untuk memaksimalkan penyerapan materi bagi para peserta diklat yang lumayan besar maka panitia Diklat Prajabatan membagi dalam tujuh gelombang, gelombang I yang diikuti oleh 80 peserta CPNS golongan II.

Bupati Kabupaten Supiori, Fredrik Menufandu SH MH MM., didamping sejumlah pejabat Pemda Supiori yang hadir pada pembukaan diklat

Prajabat beberapa waktu lalu di Supiori, mengatakan, pembukaanya mestinya dilakukan di tempat penyelenggaraan Diklat yaitu di Kompleks PPG Petrus Kafiar Biak, namun dalam rangka efisiensi waktu dan demi menumbuhkan kebanggaan bagi kita semua, maka acara pembukaan diklat

prajabatan, dirangkai dengan acara syukuran lepas sambut tahun 2011 dan tahun 2012.

“Sebetulnya bila Kabupaten Supiori sudah ada tempat yang layak untuk kita selenggarakan Diklat ini, maka saya rindu kita bisa selenggarakan Diklat Prajabatan di Supiori dengan tentu bekerjasama dengan Badan Diklat Kabupaten Biak Numfor sebagai Lembaga Diklat Terakreditasi,” ungkap Bupati.

Selanjutnya...
 
«MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir»

halaman 1 dari 249

Editorial

Hukum Yang Ompong

Puluhan nyawa di atas Tanah Papua terus melayang, dan rasanya jumlahnya akan terus bertambah, tidak peduli itu dari warga sipil, militer atau polisi, orang asli Papua maupun non Papua, namun yang pasti aksi penghilangan nyawa atas manusia itu tidak bisa di biarkan terus - menerus.
Kisruh, kerusuhan, dan anarkhisme di atas Tanah Papua seakan tidak habis – habisnya, motifnya pun beragam, mulai dari tudingan aksi kelompok yang bertentangan ideologi, Pilkada, masalah perburuhan, sampai dengan aksi – aksi kriminal yang misterius.
Belum lagi sejumlah kasus yang mengarah pada penyalahgunaan wewenang dan korupsi oleh para penguasa, yang juga terkesan jalan di tempat dan tidak mampu di tuntaskan oleh aparat baik itu polisi maupun kejaksaan, menambah daftar panjang betapa tidak berdayanya hukum di atas tanah ini. Karena hukum kita hanya terlihat tajam kepada mereka yang akrab di sebut sebagai pelaku makar, pelaku tipiring, pengecer togel, atau pelanggar lalu lintas yang notabene aktor – akto [ ... ]


Opini

Sejarah……… Akan Memerdekakan Rakyat Papua ( 95% orang Papua mau merdeka)

article thumbnail

Duta Besar Pemerintah Amerika Serikat untuk Indonesia, pada bulan Juni 1969 kepada anggota Tim PBB, Dr. Fernando Ortiz Sanz, secara rahasia mengakui: “ 95% orang-orang Papua mendukung gerakan kemerdekaan Papua.” (Sumber Dok: Jack W.Lydman’s Report, Juli 18, 1969, in AA). Sedangkan, Dr. Fernando Ortiz Sanz, perwakilan PBB untuk mengawasi pelaksanaan PEPERA 1969 melaporkan: “Penjelasan orang-orang Indonesia atas pemberontakan Rakyat Papua sangat tidak dipercaya. Sesuai dengan laporan res [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul