Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Supiori Audit BPK RI, Bupati Minta SKPD
Audit BPK RI, Bupati Minta SKPD PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Rabu, 15 Februari 2012 22:00

Selesaikan Pertanggungjawaban

Fredrik MenufanduSUPIORI—Seperti biasanya, setelah pelaksanaan Tahun Anggaran berlalu, maka tugas selanjutnya adalah memberikan pertanggungjawaban penggunaan anggaran tersebut, dan sudah menjadi tugas BPK RI untuk turun langsung ke masing-masing daerah guna mengkonfirmasi laporan penggunaan anggaran, dan untuk Kabupaten Supiori, Bupati Fredrik Menufandu SH MH MM langsung memberikan warning kepada pengguna anggaran.
“Terkait pelaskanaan APBD tahun 2011, saya minta kepada seluruh Kepala SKPD, sekretaris dan Bendahara untuk segera berupaya menyelesaikan pertanggungjawaban, dan menyusun Laporan Keuangan masing-masing SKPD karena dalam waktu dekat Tim BPK RI akan melakukan pemeriksaan awal tentang kondisi pelaksanaan anggaran tahun 2011 di Kabupaten Supiori,” ingat Bupati Fred tegas kepada para kuasa dan pengguna anggaran di masing-masing SKPD Kabupaten Supiori, senin (13/2) lalu.
Peringatan Bupati ini tidak terlepas dari ketidakdisiplinan para penggunan anggaran di masing-masing SKPD  seperti yang ditemuinya beberapa waktu lalu saat memulai pekerjaan sebagai Bupati Kabupaten Supiori.
Saat itu, Bupati Fred tidak dapat langsung tancap gas untuk mengerjakan semua pekerjaan besarnya yang tertuang dalam visi misinya sebagai Bupati, namun Ia disibukkan dengan segudang persoalan yang melilit birokrasi di Pemda Supiori yang mau tidak mau harus Ia selesaikkan secara tuntas dan bertanggungjawab sehingga tidak mengganggu pekerjaan-pekerjaannya di waktu mendatang untuk membangun Supiori.
Walaupun Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI terhadap penyelenggaraan pemerintahan serta pengelolaan keuangan di Pemda Supiori TA 2010 tidak dipublikasikan oleh BPK RI, maupun Pemda Supiori, namun dapat dipastikan bahwa Opini BPK RI terhadap masalah disiplinan anggaran dan kepatutan terhadap aturan belum berubah yakni Disclimer. Karena salah satu indikator penting dalam pembangunan suatu daerah sangat bergantung pada ada kedisiplinan para pengguna dan kuasa angaran memakai dan sekaligus memberikan pertanggungjawaban anggaran yang benar dan tidak dibuat-buat atau fiktif karena konsekuensi hukum yang bakal ditanggung dan imbasnya adalah pembangunan masyarakat Supiori terbengkalai.
Untuk itu, Bupati Fred mengharapkan kepada semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kabupaten Supiori harus dapat menyajikan sebuah sistem pelaporan pengelolaan keuangan daerah yang lengkap dan terperinci, sehingga sistem tertib administrasi dari penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik dapat terlaksana dan berjalan secara berkelanjutan.
Ada 4 hal yang paling penting dalam Review Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, ke empat hal tersebut adalah Ketaatan terhadap Peraturan Undang-Undang, Ketaatan Terhadap Sistem Pengendalian Intern, dan kesesuaian Standar Akuntasi Pemerintah serta kecakapan dalam pengungkapan. ke empat instrumen ini sangat mempengaruhi terhadap hasil penyelenggaraan pemerintahan serta ketepatan dalam pengelolaan keuangan daerah, dan ke empat kreteria tersebut juga harus diperhatikan secara seksama oleh setiap kepala SKPD. (hen/don/lo2)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul