Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Supiori 385 CPNS Supiori Golongan II dan III Formasi 2009 Ikut Prajabatan
385 CPNS Supiori Golongan II dan III Formasi 2009 Ikut Prajabatan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh (hen/don/LO1)   
Minggu, 19 Februari 2012 21:31

Bupati Supiori, Fredrik Menufandu SH MH MM.SUPIORI—Pada bulan ini sampai dengan beberapa bulan kedepan Pemkab Supiori bekerja sama dengan Badan Diklat Kabupaten Biak Numfor menyelenggarakan Diklat Prajabatan bagi kurang lebih 385 Calon PNS golongan II dan III formasi umum tahun 2009. Dan untuk memaksimalkan penyerapan materi bagi para peserta diklat yang lumayan besar maka panitia Diklat Prajabatan membagi dalam tujuh gelombang, gelombang I yang diikuti oleh 80 peserta CPNS golongan II.

Bupati Kabupaten Supiori, Fredrik Menufandu SH MH MM., didamping sejumlah pejabat Pemda Supiori yang hadir pada pembukaan diklat

Prajabat beberapa waktu lalu di Supiori, mengatakan, pembukaanya mestinya dilakukan di tempat penyelenggaraan Diklat yaitu di Kompleks PPG Petrus Kafiar Biak, namun dalam rangka efisiensi waktu dan demi menumbuhkan kebanggaan bagi kita semua, maka acara pembukaan diklat

prajabatan, dirangkai dengan acara syukuran lepas sambut tahun 2011 dan tahun 2012.

“Sebetulnya bila Kabupaten Supiori sudah ada tempat yang layak untuk kita selenggarakan Diklat ini, maka saya rindu kita bisa selenggarakan Diklat Prajabatan di Supiori dengan tentu bekerjasama dengan Badan Diklat Kabupaten Biak Numfor sebagai Lembaga Diklat Terakreditasi,” ungkap Bupati.

Bupati berharap, seluruh peserta agar sungguh-sungguh mengikuti seluruh kegiatan diklat dengan baik, karena diklat prajabatan yang diikuti kurang lebih 3 minggu kedepan selain bertujuan untuk membentuk CPNS yang berkarakter profesional, bersikap mental yang baik, berperilaku jujur, disiplin dan penuh semangat serta tujuan yang

lainnya, juga merupakan alat ukur untuk menentukan apakah CPNS tersebut layak atau tidak untuk diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil.

“Saya harapkan agar saudara dengan sungguh-sungguh dan dengan penuh ketulusan dan keiklasan dapat mengikuti seluruh kegiatan dan petunjuk yang telah diatur dalam diklat prajabatan ini, agar saudara menjauhkan segala sikap yang bertentangan dengan peraturan dan tata tertib yang telah ditetapkan untuk menjadi acuan dalam pembinaan disiplin pada kegiatan diklat,” harap Bupati.

Bupati juga ingatkan seluruh peserta, bahwa apabila selama berlangsungnya kegiatan Diklat dan tidak mematuhi seluruh ketentuan diklat, maka Pemda tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas bahkan memberhentikan dengan tidak hormat sebagai CPNS yang tidak taat aturan tersebut.

Sedangkan kepada Penyelenggara Diklat Prajabatan khususnya Badan Diklat Kabupaten Biak Numfor, Bupati atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kesediaan untuk bekerjasama dalam menyelenggarakan diklat prajabatan ini. (hen/don/LO1)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul