Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Rabu, 26 Februari 2014 07:17

Bupati Minta Pimpinan SKPD Tingkatkan Koordinasi

Ditulis oleh

Para pimpinan SKPD membaca Pakta Integritas dan Pertanggung jawaban mutlak terhadap DPA 2014, sebelum ditandatangani. SORENDIWERI–Bupati Supiori Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., meminta seluruh SKPD yang ada di lingkungan Pemkab Supiori untuk meningkatkan koordinasi. Ada kecenderungan, pimpinan SKPD dan bawahannya jalan sendiri-sendiri padahal keberhasilan organisasi itu sangat ditentukan oleh kekompakan dalam organisasi tersebut.
“Saya minta untuk pimpinan SKPD agar terus lakukan koordinasi dengan bawahan saudara, keberhasilan kegiatan sampai dengan pertanggungjawabannya yang tepat waktu juga ditentukan oleh koordinasi yang baik antara pimpinan dan bawahan,” ujar Bupati Supiori saat rapat koordinasi dan penyerahan DPA SKPD di Aula Lantai II Kantor Bupati Supiori, Selasa (25/2) kemarin.
Bupati juga meminta pejabat eselon III dan IV untuk bekerja bersama sebagai satu tim work dengan pimpinan. Hal ini dimaksudkan agar semua kegiatan yang dikerjakan oleh SKPD dapat berjalan sesuai dengan harapan.
“Eselon III dan IV agar anda membantu pimpinan mu, selalu tunduk dan taat, loyal pada pimpinan, jangan kita hanya tahu tandatangan DP3 saja tapi penerapannya sama sekali tidak ada. Eselon III dan IV harus kerja dengan baik, karena anda adalah penggerak utama pada SKPD itu.” Ujar Bupati.

SORENDIWERI-Tahun ini, seluruh sekolah di Supiori seharusnya dapat menerima kembali kucuran dana block grant dari Pemerintah, namun sayangnya kucuran dana tersebut terancam dihentikan, menyusul penggunaan dana block grand tahun 2012 banyak kelemahan dan belum dipertanggungjawabkan.
Hal ini diungkapkan Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., pada kesempatan penyerahan bantuan motor tempel bagi nelayan di Supiori, senin (17/2) kemarin.
Bupati Fredrik Menufandu mengatakan, dana block grand yang seharusnya diterima para sekolah di Supiori, terancam tidak dapat disalurkan lagi seperti biasanya, karena kesalahan prosedur penyaluran yang sengaja dilakukan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Supiori serta belum ada pertanggungjawaban dari masing-masing sekolah penerima dana tersebut.
“Kita rugi besar, dana yang seharusnya dapat membantu operasional sekolah itu, terancam tidak disalurkan lagi, ini kerugian besar bagi masyarakat Supiori.” Tegas Bupati Fred Menufandu.

Rabu, 19 Februari 2014 06:59

193 Nelayan Supiori Terima Motor Tempel

Ditulis oleh

Wabup : Jangan Dijual kepada Penadah

Tampak Wabup Yan Imbab bersama Bupati Fredrik Menufandu menyerahkan satu unit motor tempel kepada masyarakat nelayan penerima manfaat.SORENDIWERI-Masyarakat Supiori sudah selayaknya berbangga, karena memiliki seorang Fredrik Menufandu yang benar-benar peduli pada nasib mereka. Ini terbukti dengan berbagai produk kebijakan dan program pembangunan daerah yang pro rakyat selama tiga tahun Ia menjabat Bupati Supiori. Selain prioritas pada pembangunan infrastruktur dasar untuk kesejahteraan masyarakat, Pemda Supiori yang dinakhodai Fredrik Menufandu juga memberi prioritas pada peningkatan pendapatan perekonomian masyarakat.
Ya, mengawali tahun kerja 2014 ini, sedikitnya 193 nelayan tradisional yang tersebar pada lima distrik di Kabupaten Supiori mendapat penguatan ekonomi melalui bantuan perahu nelayan lengkap dengan motor tempel serta alat tangkap berupa jaring.
Penyerahan bantuan bagi 193 masyarakat nelayan di Supiori ini dilakukan Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., bersama Wakil Bupati Drs. Yan Imbab, disaksikan seluruh penerima bantuan dan PNS Pemda Kabupaten Supiori, di aula lantai I Kantor Bupati Supiori, senin (17/2) kemarin.
Bupati Supiori, Fredrik Menufandu dalam arahannya, mengharapkan bantuan perahu lengkap dengan motor tempel serta alat tangkap tersebut dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk semata-mata meningkatkan pendapatan perekonomian keluarga mereka.

Rabu, 19 Februari 2014 06:55

Rp200 Juta Bakal Banjiri 38 Kampung di Supiori

Ditulis oleh

Bupati Supiori Fredrik Menufandu dan Asisten I Sekda Drs. Budi Mansoben.SORENDIWERI-Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., dan Drs. Yan Imbab, dengan program Rp1 Miliar per-kampung untuk pembangunan rumah masyarakat layak huni, terus ditingkatkan. Tahun 2014 ini saja, melalui kebijakan penganggaran yang pro rakyat, 38 Kampung di Supiori akan ketambahan dana sebesar Rp200 juta.
Kepastian penambahan kapasitas anggaran sebesar Rp200 juta bagi pemerintahan kampung tahun 2014 ini, diungkapkan Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., saat bertatap muka dengan para kepala kampung dan sekretaris Kampung di aula lantai I Kantor Bupati Supiori, senin (17/2) kemarin.
Turut mendampingi Bupati pada pertemuan tersebut, Wakil Bupati Supiori Drs. Yan Imbab, Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan dan HAM Drs. Budi Mansoben, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Mandosir Yustinus, S.E., M.Si., bersama sekretarisnya.

Rabu, 19 Februari 2014 06:56

Hadapi Pileg, Kepala Kampung Harus Netral

Ditulis oleh

Sekretaris Kampung Yang Balelo Akan Diganti

SORENDIWERI-Bupati Supiori Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., mengingatkan kepala kampung di Supiori agar menempatkan diri sebagai abdi Negara dan pemimpin masyarakat di kampung-kampung dan tidak menggunakan kapasitasnya untuk kepentingan partai politik atau calon parpol tertentu, namun bertindak bijak pada pemilihan calong anggota DPRD mendatang.
“Saya ingatkan kepada kepala kampung dengan tegas, bahwa anda adalah pemimpin masyarakat di kampung dan juga wakil pemerintah daerah di tingkat kampung, jangan gunakan kewenangan dan kapasitas anda untuk kepentingan sesaat, karena saya akan bertindak tegas sesuai aturan perundangan yang berlaku.” Tegas Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, S.H.,
M.H., M.M., pada acara tatap muka dengan kepala kampung dan sekretaris kampung, di aula lantai I Kantor Bupati Supiori, senin (17/2) kemarin.

SORENDIWERI-Nyaris sepekan terakhir ini, jalan raya yang menghubungkan Kota Biak dan Supiori di jalur Biak Utara ditutup warga. Warga menaruh drum dan memalang jalan-jalan dengan kayu. Warga juga melakukan sweeping terhadap bus-bus dan angkutan umum yang melewati jalur tersebut. Sasaran warga adalah mobil, motor milik Pemda Supiori dan PNS Pemda Supiori.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dari Polres Biak Numfor maupun Polres Supiori terkesan tutup mata dengan kondisi yang terjadi. Bahkan, polisi tidak mau ambil pusing, padahal jalan yang ditutup warga tersebut merupakan jalan umum. Tidak ada korban jiwa ataupun kerugian material yang berarti dari penutupan jalur tersebut, namun penutupan tersebut setidaknya telah mengganggu aktivitas perekonomian dan pemerintahan di Kabupaten Supiori.
Tindakan warga melalukan sweping di jalur ini dikarenakan, tabrakan beruntun yang menewaskan tiga orang sekaligus beberapa waktu lalu di jalur tersebut. Dua korban tewas merupakan warga Biak Utara, sementarasatu korban lainnya merupakan warga Supiori yang juga adalah PNS Pemda Supiori.
Menyikapi kondisi di jalur Biak Utara ini, Wabup Yan Imbab dalam arahannya pada saat memimpin apel PNS meminta kepada PNS Supiori yang selalu memanfaatkan jalur ini untuk pergi dan pulang kantor agar berhati-hati. Wabup juga mengingatkan PNS, agar mengurangi kecepatan kendaraannya ketika memasuki perkampung warga.

Sabtu, 08 Februari 2014 07:37

Berharap Kinerja Meningkat, Bupati Lantik 209 PNS

Ditulis oleh

Bupati : 75 Persen Jabatan Eselon II Diduduki Anak Asli Papua

Tampak pejabat struktural dan fungsional yang diambil sumpah janji jabatannya oleh Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, di main hall kantor Bupati Supiori.SORENDIWERI - Bupati Kabupaten Supiori, Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., Jumat (7/2) kemarin, resmi mengangkat dan melantik kembali 209 PNS di lingkup Pemda Supiori untuk menduduki jabatan struktural maupun fungsional. Pelantikan pejabat ini tidak terlepas dari upaya Pemda Supiori untuk meningkatkan kinerja aparaturnya.
Acara yang dilangsungkan di main hall lantai I Kantor Bupati Supiori itu disaksikan Ketua DPRD Supiori Hulda Ida Imbir, Wakil Bupati Supiori Yan Imbab, Kapolres Supiori AKP Hari Supriyana, dan Sekda Supiori Oktovianus Rumere serta seluruh PNS dan masyarakat Supiori.
Bupati Supiori, Fredrik Menufandu dalam sambutannya, mengingatkan para PNS yang baru saja dilantik maupun PNS yang telah lebih dulu menduduki jabatan di setiap unit kerja, bahwa Pemda Supiori saat ini sedang mencermati kinerja semua pejabat baik eselon IV, III maupun II.
Dimana salah satu tolok ukur kinerja yang dicermati adalah pertanggungjawaban keuangan di masing-masing SKPD.

Sabtu, 08 Februari 2014 07:36

Bupati Harap Pimpinan SKPD Tidak Tinggalkan Supiori

Ditulis oleh

Terkait Pemeriksaan BPK

Bupati Fredrik Menufandu dan Wakil Walikota Jayapura foto bersama Gubernur dan Ibu usai menerima penghargaan dari Gubernur Papua Lukas Enembe di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Jayapura, akhir tahun 2013 lalu.SORENDIWERI - Terkait pemeriksaan pendahuluan yang dilakukan tim audit BPK Perwakilan Papua terhadap penggunaan anggaran tahun 2013 lalu di Supiori, maka Bupati Supiori Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., menginstruksikan seluruh pimpinan SKPD dan bendaharanya untuk tidak tinggalkan Supiori, sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan lancar.
“Saya minta kepada seluruh pejabat yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan untuk tidak meninggalkan tempat, namun selalu berkoordinasi dengan tim audit BPK untuk memastikan semua data yang diminta bisa disampaikan kepada tim.” Tegas Bupati Fredrik Menufandu dalam sambutannya pada pelantikan pejabat struktural dan fungsional di lingkup Pemda Supiori, jumat (7/2) kemarin.

Sabtu, 08 Februari 2014 07:35

Pekan Depan, DPA SKPD Diserahkan

Ditulis oleh

Peningkatan Kesejahteraan dan Penataan Kota, Jadi Prioritas

Tugu berbentuk segita dengan salib di atasnya, yang terletak di Ibu Kota Kabupaten Supiori, Sorendiweri. Menjadi bagian penataan kota Sorendiweri, ikon Supiori Pulau Injil serta pariwisata.SORENDIWERI - Setelah melalui proses konsultasi dan sinkronisasi yang panjang di tingkat Provinsi dan Pusat, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Supiori berencana, pekan depan akan menyerahkan Dokumen Pelaksana dan Anggaran (DPA) kepada masing-masing SKPD.
Hal ini dilontarkan Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., dalam sambutannya pada pelantikan pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemda Kabupaten Supiori, jumat (7/2) kemarin di main hall kantor Bupati Supiori.
Dikatakan Bupati Fredrik Menufandu bahwa dalam penyusunan anggaran, Pemda Supiori telah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan porsentase anggaran yang lebih besar bagi upaya percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan infrastruktur terutama penataan Sorendiweri sebagai Ibu Kota Kabupaten Supiori, sehingga benar-benar Sorendiweri sebagai pusat pemerintahan, pusat perekonomian dan pusat aktivitas masyarakat itu nampak.

Halaman 4 dari 20