Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 Tampak Wabup Yan Imbab dan Kapolres Supiori Hary Supriyono foto bersama dengan DPD KNPI Kabupaten Supiori usai upacara.SORENDIWERI—Meskipun hujan mengguyur Kota Sorendiweri, Ibu Kota Kabupaten Supiori, sejak subuh hingga siang, namun itu bukan halangan untuk tidak memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2013 yang ke-58 di Kabupaten Supiori.
Tampil sebagai pembina upacara Wakil Bupati Supiori, Drs. Yan Imbab. Upacara dipusatkan di halaman dalam Kantor Bupati Supiori, Senin (28/10/2013) pagi, itu berjalan aman dan lacar.
Upacara yang berlangsung khidmat dan tertib dengan petugas upacara yaitu perwira dari Suranto salah satu perwira di Polres Supiori, pemimpin salah satu unsur pimpinan DPD KNPI Kabupaten Supiori, pembacaan UUD 1945 dan pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda oleh dua siswa/I SMK Supiori.

Jum'at, 01 November 2013 06:37

435 Formasi K2 Terima Nomor Test

Ditulis oleh

Rafles : Seleksi di awasi langsung BKN Reg Papua dan BPKP Papua

Kepala BKD Supiori, Rafles Ngilamele, S.STP., menyerahkan Daftar Nomor Urut Ujian CPNS Formasi Honorer Pemda Supiori kepada salah perwakilan SKPD.SORENDIWERI—Setelah menunggu sekian lama, akhirnya 435 tenaga honorer yang masuk dalam daftar Honorer Daerah Kategori 2 (K2) mendapat kesempatan untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Pemda Supiori melalui seleksi CPNS yang diselenggarakan khusus bagi Formasi K2.
Pembagian nomor peserta ujian seleksi CPNS Formasi Honorer Kategori 2 Pemda Supiori tahun 2013 ini dilakukan di ruang rapat Kantor BKD, lantai II Pasar Sentral Supiori, Selasa (30-10-2013) kemarin. Hadir dalam penyerahan nomor ujian tersebut, Kasubag Umum dari masing-masing
SKPD di lingkungan Pemda Supiori. Kepala BKD Supiori, Rafles Ngilamele, S.STP., dalam arahannya mengharapkan peran serta pejabat di lingkungan kerja masing-masing untuk membimbing peserta ujinan K2 yang berasal dari SKPDnya masing-masing, sehingga mereka mahir dalam pengisian Lembar Jawaban Komputer (LJK). Karena kesalahan sekecil apapun yang dilakukan peserta pada saat ujuian apalagi salah dalam mengisi biodata peserta akan
merugikan yang bersangkutan.

Rafles Ngilamele, S.STP.SORENDIWERI—Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Supiori, Rafles Ngilamele, S.STP., mengingatkan semua peserta seleksi CPNS formasi umum tahun 2013 yang mencapai 3.183 peserta maupun 435 formasi Kategori 2 Pemda Supiori, agar tidak berupaya melakukan JOKI pada saat seleksi nanti.
“Saya tegaskan dan ingatkan, bahwa jangan ada yang coba-coba JOKI seleksi CPNS, karena pasti ketahuan, dan akan diproses hukum.” Tegas Rafles mengingatkan.
Dikatakan Rafles, pengawasan seleksi CPNS akan melibatkan Polri, dan upaya JOKI oleh peserta seleksi itu mulai tercium, dimana ada peserta yang telah terdaftar pada K2 dan telah mendapatkan nomor ujian juga ditemukan mendaftar pada formasi umum dan sudah menerima nomor ujian.
“Ada peserta yang masuk K2 tapi dia juga ada ikut di formasi umum, dia harus berikan pilihan, mau ikut K2 atau formasi umum, karena dia hanya satu orang dan tidak mungkin ikut dua-dua.” Terang Rafles.
Untuk diketahui, formasi CPNS Kabupaten Supiori tahun 2013 hanya 126 formasi. Sedangkan jumlah pendaftar seleksi CPNS Pemda Kabupaten Supiori tahun 2013 mencapai 3.183. Dimana jumlah peserta terbesar berijazah SMU yaitu 1.701 orang sedangkan formasi yang tersedia hanya 9 formasi. Disusul pendaftar berijazah SMK mencapai 743 yang juga menyedikan 9 formasi. Sementara untuk ijazah D3 mencapai 247 orang dan peserta berijazah sarjana (S1) mencapai 485 orang.

Senin, 28 Oktober 2013 06:33

TL BPK, Bupati Estafet Periksa SKPD

Ditulis oleh

Bupati Fredrik Menufandu didampingi Wabup Yan Imbab, Sekda Ocktovinuas Rumere, AsistenIII Hasanudin Nunsi, Kepala DPKAD Mandosir Yustinus dan satu stafnya saat meminta konfirmasi Kepala BKD Supiori Rafles Ngilamele, S.STP., di ruang rapat Bupati Supiori belum lama ini.SORENDIWERI—Ruang tunggu Bupati Supiori yang biasanya ramai oleh kunjungan masyarakat, pekan kemarin berubah. Kali ini yang memadati ruang tersebut adalah pimpinan SKPD lengkap dengan PPK dan Bendaharanya. Mereka datang untuk memenuhi panggilan Bupati terkait pengelolaan keuangan dan penyelenggaran kegiatan di SKPD mereka.
Dari pantauan media ini, Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, pada kemarin (hari kerja), sejak pukul 09.00 WIT hingga 17.00 WIT tidak beranjak dari ruang kerjanya. Sementara di luar ruangan, tampak para pimpinan SKPD menunggu cemas panggilan Bupati untuk dimintai keterangan.
Staf Khusus Bupati Supiori, Drs. M. Yohanis Koroh, yang ditemui di ruang kerjanya, menjelaskan,  pemanggilan terhadap pimpinan SKPD lengkap dengan bendaharanya ini terkait hasil audit BPK RI per 1 Oktober 2013 yang semestinya sudah harus di Tindak Lanjuti (TL) oleh SKPD bersangkutan, sebelum menjadi temuan.

Senin, 28 Oktober 2013 06:30

Nelayan Supiori Akan Terima Kartu Nelayan

Ditulis oleh

Ir. Roberth Matulesi.SORENDIWERI—Dalam rangka peningkatan pendapatan keluarga nelayan di wilayah Supiori, Pemda Kabupaten Supiori melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Supiori dalam waktu dekat akan menyerahkan bantuan kepada 7 kelompok nelayan tangkap sekaligus kartu nelayan.
Hal ini dilontarkan Kepala DKP Supiori, Ir. Roberth Matulesi, belum lama ini di Supiori. Dijelaskan Roberth, pihaknya telah melakukan pendataan dan pengamatan terhadap kelompok nelayan yang tersebar di wilayah Supiori. Dan untuk tahap pertama, pihaknya akan membagikan bantuan kepada 7 kelompok nelayan tersebut.
Dari 7 kelompok ini, jelas Roberth, bergabung didalamnya 10 nelayan, jadi total nelayan di Kabupaten Supiori yang akan menerima kartu nelayan berjumlah 70 nelayan. Kartu nelayan ini, sebut Roberth, sebagai identitas resmi yang diterbitkan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Kartu nelayan ini adalah bentuk pendataan nelayan di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk memudahkan pemberian bantuan dari pemerintah pusat.
Kartu nelayan selain berfungsi sebagai identitas nelayan yang secara hukum dijamin legalitasnya juga sekaligus merupakan instrument pemerintah dalam menjalankan kebijakan dan langkah-langkah pemberdayaan nelayan agar lebih mandiri, profesional dan taat azas dalam upaya penangkapan ikan. Dengan demikian nelayan selaku garda terdepan diharapkan benar-benar menjadi pemangku kepentingan utama dan mitra pemerintah dalam proses pembangunan perikanan tangkap.

Tim Kerja PLTMH Supiori Telah Terbentuk

Drs. M. Yohanis Koroh.SORENDIWERI—Langkah cepat. Itulah kesan yang ditunjukkan Pemda Supiori merespon proposal pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hidro (PLTMH) Wabudori, Supiori Barat. Salah satu yang disyaratkan adalah pendirian Holding Company (BUMD/Perusahaan Daerah) untuk menangani PLTMH tersebut.
Staf Khusus Bupati Supiori, Drs. M. Yohanis Koroh, belum lama ini di Supiori mengatakan, pembangunan PLTMH dipastikan akan mulai dikerjakan tahun 2014 mendatang, menyusul semua persyaratan yang menjadi tanggungan Pemda Supiori telah selesai dikerjakan dan akan dikirim segera ke Pemerintah Pusat.
Salah persyaratan yang menjadi kewajiban Pemda Supiori, adalah pendirian Holding Company (Perusahaan Daerah) untuk mengelola PLTMH tersebut, selain persyaratan lainnya yaitu Rekomendasi Gubernur Papua serta PT. PLN Wilayah Papua serta masalah lokasi pembangunan.
Dan sejauh ini dua rekomendasi tersebut sudah diperoleh Pemda Supiori sedangkan untuk pendirian Holding Company akan dibahas bersama DPRD Supiori pada sidang Non APBD 2013. Holding Company yang didirikan Pemda Supiori dinamakan PLTMH Kamasan Supiori dengan anak perusahaan Perusahaan Daerah (PD) Listrik Wabudori.

SORENDIWERI—Kinerja Pemda Supiori di tahun 2013 ini boleh dikatakan jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya semua agenda wajib telah dilaksanakan, dan hanya menyisakan dua agenda lainnya, yakni Sidang Non APBD dan sidang APBD TA 2014.
Sekretaris DPRD Supiori, Drs. Thommy Mandosir yang ditemui belum lama ini di Supiori mengatakan berdasarkan agenda DPRD, maka sidang Non APBD di jadwalkan dilaksanakan awal bulan November 2013 sedangkan sidang APBD 2014 pada akhir bulan November.
“Kita sesuaikan dengan agenda eksekutif, tapi kalau dilihat dari semangat Pak Bupati, kemungkinan sidang Non APBD dilaksanakan awal bulan depan, sedangan APBD 2014 akhir bulan November.” Jelas Mandosir.
Sedangkan terkait dengan materi apa saja yang akan disidangkan pada sidang Non APBD 2013, kata Mandosir, soal materi sudah ada program legislasi daerah (Prolegda) tahun 2013.

Drs. Piet ManiagasiSORENDIWERI—Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Supiori, selama dua tahun terakhir terus menunjukkan trend yang positif. Bappeda Supiori mencatat bahwa realisasi perencanaan kegiatan dan proyek yang dibiayai APBD Supiori Tahun 2013 nyaris mencapai 80 persen.
Kepala Bappeda Supiori, Drs. Piet Maniagasi yang ditemui di ruang kerjanya belum lama ini, mengatakan dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh Bappeda Supiori, disimpulkan bahwa capaian target pembangunan sesuai perencanan yang dilakukan pada tahun 2012 lalu untuk tahun 2013 ini, rata-rata kegiatan yang dibiayai APBD Kabupaten Supiori telah mencapai 80 persen.
“Kita tinggal dorong lagi, kalau soal pekerjaan-pekerjaan fisik yang besar yang sumber dananya di luar APBD, itu ada beberapa yang capaiannya masih 30 persen, tapi rata-rata yang dibiayai APBD sudah di atas 80 persen.” Terang Maniagasi.
Disebutkannya, Pemda Supiori pada setiap tahun anggaran telah menetapkan target pembangunan, dan target Pemda Supiori untuk tahun 2012 dan tahun 2013 adalah fase peletakkan dasar, di mana prioritas angaran dan kegiatan masih didominasi pasda pembangunan infrastruktur dasar.

Marice T. H, Wanma saat menerima anugerah Citra Prestasi Anak Bangsa “Indonesian Woman Award Tahun 2013” dari Prof. Dr. Tajudin Malik, SE, M.Si., A.K., di Lumire Hotel, Jakarta.SORENDIWERI—Meski jauh dari bidikan kamera, tapi siapa sangka perempuan berdarah Biak yang mengabdikan dirinya sebagai PNS dan menjabat Kasubag Protokoler Humas Setda pada Pemerintah Kabupaten Supiori, Marice T. H. Wanma, oleh Citra Prestasi Anak Bangsa dianugerahi “Indonesian Women Award 2013” . Pasalnya,  Marice dinilai telah banyak menyumbangkan karya nyata bagi pembangunan bangsa dan Negara terutama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Citra Prestasi Anak Bangsa adalah lembaga Independen, Non Politik dan Nir –Laba serta sebagai mitra pemerintah yang selama ini melakukan hal-hal yang berhubungan dengan Sumber Daya Manusia, melalui pemberian penghargaan kepada figure atau tokoh masyarakat di Indonesia.
Maria T. H. Wanma yang ditemui di Supiori, mengatakan, dirinya sangat kaget dan senang karena dari sekian juta perempuan Indonesia yang tentunya juga memiliki prestasi di berbagai bidang, ternyata hanya dirinya yang mendapat kesempatan dan perhatian yang luar biasa dari Citra Anak Bangsa, yang hasilnya adalah Ia dianugerahi “Indonesian Woman Award 2013" pada bulan September lalu di Jakarta.

Halaman 4 dari 17