Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M.SORENDIWERI—Meskipun kinerja Pemda Supiori dalam hal pengelolaan keuangan daerah selama beberapa tahun terakhir terus meningkat dansemakin baik, namun hal tersebut belum mampu mempengaruhi opini BKPRI. Maka itu, Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., kembalimengingatkan seluruh pimpinan SKPD dan pengguna anggaran di PemdaKabupaten Supiori untuk berkomitmen di tahun 2014 ini membawa Supiori menuju Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Saya perlu ingatkan di awal tahun ini kepada kita semua, bahwa kitamasih terus berupaya agar kita bisa mendapat opini WTP. Maka itukinerja kita terutama pelaksanaan kegiatan dan pertanggung jawabanharus dilakukan tepat waktu.” Ingat Bupati Fredrik Menufandu, saat memimpin apel awal tahun bagi PNS Supiori yang dilangsungkan dihalaman kantor Bupati Supiori, Sorendiweri, Senin (6/1) kemarin.
Untuk mewujudkan impian tersebut, maka di tahun 2013 lalu, kata Bupati, Pemda Kabupaten Supiori telah membentuk Majelis TuntutanPerbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MTPTGR). Tugas MPTGR iniadalah membantu Bupati dalam hal menyelesaikan semua persoalan yang terkait dengan pengelolaan keuangan daerah.
“Pada bulan Desember lalu, MTPTGR telah melakukan sidang, saya sedikitkecewa, karena ada SKPD yang ternyata tidak menanggapi undangan sidangMPTGR, padahal MPTGR ini kita bentuk untuk membantu kita dalam rangka pengelolaan keuangan daerah kita, agar semakin baik.” Ujar Bupati.

Jum'at, 13 Desember 2013 09:33

Janggal, Penetapan Lima Komisioner KPU Supiori

Ditulis oleh

Timsel Minta KPU Papua Berikan Klarifikasi

SORENDIWERI — Tim Seleksi anggota KPU Supiori meminta KPU Provinsi Papua untuk segera mengklarifikasi secara kelembagaan penetapan lima anggota komisioner KPU Supiori yang telah di umumkan ke publik beberapa waktu lalu.
Pasalnya dari lima anggota komisioner KPU yang telah di pilih KPU Papua tersebut, salah satu anggotanya tidak lolos dalam seleksi wawancara yang dilakukan Tim Seleksi KPU Supiori beberapa waktu lalu, bahkan nama yang bersangkutan juga tidak termasuk dalam 10 nama yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan KPU Provinsi Papua beberapa waktu lalu di Biak.
“Ada yang janggal di KPU Papua, karena salah satu komisioner yang ditetapkan KPU Papua itu tidak lolos pada seleksi wawancara, bahkan dia juga tidak ikut uji kelayakan dan kepatutan, tapi tiba-tiba namanya yang muncul dan kami Timsel tidak diberitahu, dan tiba-tiba sudah diumumkan di media, jadi kami minta klarifikasi.” kata Ketua Tim

Rabu, 27 November 2013 07:30

Bupati: Pengusaha Asli Papua Tetap Diprioritaskan

Ditulis oleh

Bupati Fredrik Menufandu menerima plakat dari Kamar Adat Papua (KAP) Pengusaha Asli Papua, belum lama ini di ruang kerjanya.SORENDIWERI — Era Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang telah berjalan hampir 13 tahun ini merupakan kesempatan terbesar bagi rakyat asli Papua yang berprofesi di segala bidang profesi untuk membangun diri guna menata kehidupan masa depan yang lebih baik.
Kehadiran Kamar Adat Papua (KAP) yang memayungi pengusaha-pengusaha asli Papua ini patut mendapat apresiasi serta dukungan pemerintah daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota), baik dukungan dalam hal pemberdayaan maupun dukungan keberpihakan dalam hal proyek, sesuai nafas dan semangat Otonomi Khusus (Otsus) Papua.
“Sejak menjabat Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2011 lalu, kami telah banyak memberi ruang dan dukungan kepada pengusaha-pengusaha asli Papua. Kami juga terus mendorong mereka agar lebih disiplin dan baik dalam hal adminisrasi. Dan saat ini mereka semakin maju dan semakin baik dalam mengembangkan usaha-usaha mereka. Prioritas yang diharapkan KAP itu telah kami berikan.” Kata Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., belum lama ini di ruang kerjanya, usai menerima plakat dan keputusan kongres KAP yang dilakukan beberapa waktu lalu di Jayapura.

Michael Warikar.SORENDIWERI — Jika petugas medik dan tenaga pendidik di kampung terjauh serta pulau terluar di wilayah Kabupaten Supiori mendapat insentif dari Pemda Supiori, maka kini giliran Kader Posyandu di masing-masing kampung yang mendapat insentif. Pemberian insentif bagi Kader KB dan Posyandu ini merupakan yang pertama di Provinsi Papua.
“Insentif ini bukan gaji tapi ini bentuk perhatian Pemda Supiori bagi ibu-ibu kader untuk lebih giat dalam melakukan tugasnya, jadi semacam ongkos transport setiap kali kegiatan posyandu dilakukan. Dan ini hanya dilakukan di Supiori, di daerah lain tidak ada.” Kata Michael Warikar, Kepala Seksi Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori, kepada ibu-ibu kader KB dan Posyandu di Pukesmas Sorendiweri, Supiori, belum lama ini.

Rabu, 27 November 2013 07:23

BNPP Serap Aspirasi Masyarakat Pulau Terluar

Ditulis oleh

Abaa: Kita Tidak Bicara Batas Kabupaten Tapi Bicara Batas Negara

Foto bersama masyarakat dan aparat pemerintahan distrik Supiori Barat bersama BNPP usai melakukan kegiatan.SORENDIWERI — Dalam rangka penyusunan rencana dan program strategis pengembangan wilayah perbatasan NKRI dengan Negara tetangga, Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Supiori melakukan serangkaian kegiatan dengan masyarakat wilayah perbatasan.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Supiori, Izaak D. Abaa. S.STP., mengatakan, pulau Mapia sebagai pulau terdepan NKRI atau sering disebut sebagai teras NKRI sejauh ini belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat, namun belakangan ini melalui kerja keras dan komitmen yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Supiori, maka perhatian Pemerintah terhadap kondisi pulau terdepan ini semakin gencar.
Hal ini terlihat dari sejumlah kegiatan berskala nasional yang dilakukan di Kabupaten Supiori. Dan kali ini, sambung Abaa, BNPP telah mengirim tim untuk turun langsung ke Supiori dan melakukan serangkaian kegiatan dengan masyarakat Supiori dalam hal ini masyarakat Distrik Supiori Barat.

Rabu, 27 November 2013 07:23

Dinkes Berikan Penguatan Bagi Kader Posyandu

Ditulis oleh

SORENDIWERI — Peran Kader Posyandu di kampung-kampung maupun wilayah terpencil tidak bisa disangkal. Selain memiliki kedekatan hubungan langsung dengan masyarakat yang dilayani, karena Kader berasal dari masyarakat setempat, kader Posyandu sebagai garda terdepan perubahan pola hidup masyarakat dari pola hidup kurang sehat menuju sehat.
Hal ini dilontarkan Kepala Seksi Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori, Michael Warikar, dihadapan puluhan Kader KB dan Posyandu yang memadati Puskesmas Sorendiweri pada Kegiatan Pelatihan Pemantauan Pertumbuhan Balita bagi Petugas dan Kader Posyandu di lima distrik di Kabupaten Supiori.
“Mengapa ibu-ibu kader sangat penting, karena ibu-ibu mempunyai kedekatan langsung dengan masyarakat, punya hubungan kekeluargaan. Maka itu, penguatan seperti pelatihan ini sangat penting untuk ibu-ibu ketahui, ada informasi terbaru, ada hal-hal baru yang bisa ibu-ibu dapat dari pelatihan ini sehingga bisa dipakai dalam melayani nanti di posyandu.” Kata Warikar.

Jum'at, 01 November 2013 06:41

Mobil Dinas Supiori Dipakai “Rental”, Tertangkap

Ditulis oleh

Tampak mobil dinas yang direntalkan dan berhasil diamankan oleh petugas gabungan dari Polres Supiori dan Pol PP Pemkab Supiori.SORENDIWERI— Siapa sangka mobil Avanza hijau bernomor polisi DS 1778 CB yang dipakai rental alias bisnis pribadi itu merupakan mobil dinas Pemda Supiori yang sudah lama masuk dalam daftar Aset Bergerak Pemda Supiori yang hendak ditertibkan. Mobil itu jika dilihat sepintas tidak terlihat seperti mobil dinas, karena plat nomor yang tertera di bemper depan maupun belakang mobil tersebut telah berganti nomor polisi dan platnya berwarna hitam.
Namun apresiasi yang tinggi patut diberikan kepada petugas kepolisian dari Polres Supiori serta satuan Polisi Pamong Praja (Pol. PP) Pemda Kabupaten Supiori. Pasalnya dari kejelihan mereka tersebut, mobil yang sudah beralih fungsi dari mobil pelayanan pemerintah kabupaten Supiori menjadi mobil bisnis pribadi itu berhasil diamankan. Salah satu petugas Pol PP yang ikut dalam operasi tersebut, mengatakan, mobil tersebut memang tidak mencurigakan, namun setelah diamati dan dilakukan pemeriksaan terhadap surat-surat kendaraannya, baru diketahui bahwa mobil tersebut adalah mobil dinas milik Pemda Supiori yang telah direntalkan.
“Kami periksa surat-suratnya, tapi tidak ada, kami kemudian menghubungi tempat dimana mobil ini direntalkan di Biak, dari pengakuan orang di Biak yang kami hubungi itu, ternyata ini mobil dinas, dan atas petunjuk Wakil Bupati, maka mobil tersebut kamiamankan di kantor Bupati Supiori.” Jelasnya. Sementara itu pemakai mobil “dinas” rental yang enggan namanya dikorankan, terlihat sibuk memindahkan barang-barangnya dari mobil yang diamankan ke salah satu mobil milik Pemda Supiori yang lebih dulu diamankan, dan atas izin Wakil Bupati dipakai oleh petugas untuk mengantar mereka kembali ke Biak.

 Tampak Wabup Yan Imbab dan Kapolres Supiori Hary Supriyono foto bersama dengan DPD KNPI Kabupaten Supiori usai upacara.SORENDIWERI—Meskipun hujan mengguyur Kota Sorendiweri, Ibu Kota Kabupaten Supiori, sejak subuh hingga siang, namun itu bukan halangan untuk tidak memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2013 yang ke-58 di Kabupaten Supiori.
Tampil sebagai pembina upacara Wakil Bupati Supiori, Drs. Yan Imbab. Upacara dipusatkan di halaman dalam Kantor Bupati Supiori, Senin (28/10/2013) pagi, itu berjalan aman dan lacar.
Upacara yang berlangsung khidmat dan tertib dengan petugas upacara yaitu perwira dari Suranto salah satu perwira di Polres Supiori, pemimpin salah satu unsur pimpinan DPD KNPI Kabupaten Supiori, pembacaan UUD 1945 dan pembacaan Ikrar Sumpah Pemuda oleh dua siswa/I SMK Supiori.

Jum'at, 01 November 2013 06:37

435 Formasi K2 Terima Nomor Test

Ditulis oleh

Rafles : Seleksi di awasi langsung BKN Reg Papua dan BPKP Papua

Kepala BKD Supiori, Rafles Ngilamele, S.STP., menyerahkan Daftar Nomor Urut Ujian CPNS Formasi Honorer Pemda Supiori kepada salah perwakilan SKPD.SORENDIWERI—Setelah menunggu sekian lama, akhirnya 435 tenaga honorer yang masuk dalam daftar Honorer Daerah Kategori 2 (K2) mendapat kesempatan untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Pemda Supiori melalui seleksi CPNS yang diselenggarakan khusus bagi Formasi K2.
Pembagian nomor peserta ujian seleksi CPNS Formasi Honorer Kategori 2 Pemda Supiori tahun 2013 ini dilakukan di ruang rapat Kantor BKD, lantai II Pasar Sentral Supiori, Selasa (30-10-2013) kemarin. Hadir dalam penyerahan nomor ujian tersebut, Kasubag Umum dari masing-masing
SKPD di lingkungan Pemda Supiori. Kepala BKD Supiori, Rafles Ngilamele, S.STP., dalam arahannya mengharapkan peran serta pejabat di lingkungan kerja masing-masing untuk membimbing peserta ujinan K2 yang berasal dari SKPDnya masing-masing, sehingga mereka mahir dalam pengisian Lembar Jawaban Komputer (LJK). Karena kesalahan sekecil apapun yang dilakukan peserta pada saat ujuian apalagi salah dalam mengisi biodata peserta akan
merugikan yang bersangkutan.

Halaman 4 dari 18