Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Drs. Yohanis M. Koroh.SORENDIWERI— Staf Khusus Bupati Supiori, Drs. Yohanis M. Koroh, menegaskan bahwa Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., beberapa waktu lalu adalah untuk menghadiri pertemuan antara Bupati dan Walikota Se provinsi Papua dan Papua Barat dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi di Jakarta.
Ketegasan Yohanis Koroh ini disampaikan via SMS kepada media ini, kamis (23/1) malam kemarin.
“Tujuan bapak Bupati ke Jakarta untuk ikuti pertemuan antara Bupati dan Walikota se-Papua/Papua Barat dengan Menpan pada tanggal 20 Januari,” Tegas Yohanis.

Rabu, 15 Januari 2014 09:31

DAU Supiori 2014 Naik Rp100 Miliar

Ditulis oleh

Tampak Bupati Fredrik Menufandu (tengah) sedang berbincang-bincang dengan Kepala DPKAD Mandosir Yustinus (kiri) dan Kabid Anggaran Marthen L. Mandosir (kanan) pada salah satu kesempatan.SORENDIWERI—Kerja keras Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., dan Wakilnya Drs. Yan Imbab, dalam membangun Supiori ternyata mampu menghipnotis Pemerintah Pusat. Hasilnya DAU Supiori di setiap tahun terus mengalami peningkatan signifikan. Jika tahun 2013 lalu DAU Supiori hanya berada pada kisaran Rp30miliar, maka di tahun 2014 meningkat menjadi Rp100 miliar lebih. DAK tahun 2014 juga yang mengalami peningkatan menjadi Rp93 miliar lebih dibanding tahun 2013 Rp85 miliar.
Bupati Supiori, Fredrik Menufandu mengatakan peningkatan  DAK dan DAU Supiori tahun 2014 ini tidak terlepas dari kerja keras semua aparatur pemerintahan di Supiori dalam hal penggunaan dana dan pertanggungjawabannya. Dengan peningkatan DAU dan DAK di tahun 2014 ini, maka APBD Kabupaten Supiori tahun 2014 nyaris mencapai Rp600 miliar lebih.
Dengan peningkatan kapasitas anggaran yang terus terjadi di Supiori pada setiap tahunnya ini, Bupati Fredrik Menufandu berharap, semua pimpinan SKPD dan pengguna anggaran maupun pihak swasta yang bermitra dengan pemerintah daerah untuk bersungguh-sungguh dan bersama-sama menjaga kepercayaan Pemerintah Pusat, sehingga komitmen mengejar ketertinggalan pembangunan di kabupaten Supiori benar-benar nyata dan menyentuh semua lapisan masyarakat Supiori.

Rabu, 15 Januari 2014 09:01

KPU Supiori Rekrut 25 Relawan Demokrasi

Ditulis oleh

Aktifitas masyarakat Supiori, diharapkan pileg maupun pilpres nanti semua masyarakat yang mempunyai hak memilih dapat menggunakan hak pilihnya secara benar dan bertanggungjawab. SORENDIWERI—Untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Supiori telah merekrut sedikitnya 25 relawan demokrasi yang nantinya diharapkan dapat membantu KPU melakukan sosialisasi bagi masyarakat tentang Pemilu, baik Pemilu Legislatif maupun Pemilihan Presiden.
“Kami sudah membentuk kelompok atau relawan demokrasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih baik dalam pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden tahun 2014,” ujar Sekretaris KPU Supiori, Roberth A. Menufandu, Senin (13/1) kemarin di Supiori.
Perekrutan relawan demokrasi ini, kata Roberth, lebih mengutamakan mereka yang berasal dari lima distrik di Kabupaten Supiori. Hal ini dimaksudkan agar, hasil kerja relawan bisa lebih maksimal dalam sosialisasi kepada masyarakat. Dikatakannya, program relawan demokrasi merupakan program yang digagas KPU melalui gerakan sosial yang melibatkan peran serta masyarakat sebagai pelopor demokrasi bagi komunitasnya. Relawan demokrasi terdiri dari lima segmen pemilih strategis yakni pemilih pemula, kelompok agama, kelompok perempuan, kelompok penyandang disabilitas dan kelompok pinggiran.
“Segmentasi lima pemilih tersebut dilakukan karena tidak semua komunitas mampu dijangkau oleh program KPU. Selain itu, segmentasi lima pemilih tersebut adalah strategis baik dari sisi kuantitas maupun pengaruhnya dalam dinamika sosial politik berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

SORENDIWERI—Sesuai Peraturan KPU Nomor 17 tahun 2013 tentang Pedoman Pelaporan Dana Kampanye Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, hingga Senin (13/1) kemarin, 12 partai politik yang ada di Supiori telah menyerahkan semua rekening para caleg yang akan maju dalam Pemilu Legislatif mendatang.
Sekretaris KPU Supiori, Roberth A. Menufandu, Selasa (14/1) kemarin mengatakan, pelaporan dana kampanye para Caleg di Supiori bergeser dari agenda, yang semestinya tanggal 27 Desember 2013 batas terakhir penyerahan dana kampanye para caleg. Walaupun demikian, pergeseran agenda tidak mempengaruhi tahapan yang telah diatur dan dibanding dengan 29 Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Papua, Supiori,  termasuk yang terbaik, karena sudah bisa merampungkan beberapa tahapan dan nyaris final dan menunggu jadwal pencoblosan pada 4 April 2014 ini.
“Ya, sesuai ketentuan PKPU Nomor 17 Tahun 2013 tentang dana kampanye, puji Tuhan, untuk para caleg yang tergabung di 12 Parpol di daerah ini, telah melaporkan semua rekening dana kampanye mereka pada KPU,” terang Roberth.

Senin, 13 Januari 2014 11:22

DAU dan DAK Naik Signifikan

Ditulis oleh

Tampak Bupati Supiori, Fredrik Menufandu menunjukkan kondisi terkini rumah masyarakat layak huni  yang dibangun Pemda Supiori kepada Gubernur Lukas Enembe dan rombongan pada kunker Perdana Gubernur ke Supiori beberapa waktu lalu. SORENDIWERI - Pemkab Supiori langsung merencanakan sejumlah pembangunan strategis tahun depan, menyusul kenaikan Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Supiori tahun 2014 menjadi empat ratus miliar lebih.
Diketahui, DAU Supiori tahun 2013 sebesar Tiga ratus miliar,. Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., mengatakan, kenaikan DAU tersebut setidaknya akan memacu pelaksanaan pembangunan di Supiori. “Pemerintah dan masyarakat Supiori patut bersyukur atas kenaikan DAU tahun 2014. Karena dengan kenaikan DAU ini, banyak program pembangunan yang akan direncanakan dan bisa dilaksanakan Pemkab Supiori tahun anggaran 2014,” kata bupati.

Senin, 13 Januari 2014 11:20

Dipastikan Kapal Pemda Supiori Tiba Akhir Januari

Ditulis oleh

Bupati Supiori, Fredrik Menufandu di atas speedboat pada salah satu kunjungan kerjanya ke kampung-kampung Supiori.SORENDIWERI - Untuk mempermudah mobilisasi barang dan manusia ke pulau-pulau dan sebaliknya, kapal milik Pemda Supiori dipastikan akan tiba di Supiori pada akhir bulan ini (Januari, 2014). Kepala Seksi Perhubungan Laut, Dinas Perhubungan Kabupaten Supiori, Wellem Manufandu, S.H., mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan terakhir kondisi kapal. Hasilnya, kapal ini siap di bawa ke Supiori pada bulan Januari ini. “Kapalnya sudah siap, tinggal kita mengurus dokumennya dan siap  dilayarkan ke Supiori.” jelas Manufandu.
Dikatakan, dari pengecekan terakhir yang dilakukannya pekan lalu, hanya menyisahkan instalasi listrik serta alat navigasi, namun ia meyakini semua itu sudah selesai dikerjakan pekan ini. Kapal ini, berdasarkan agenda kerja dan komunikasi dengan Bupati, jelas Manufandu, kemungkinan siap di turunkan ke laut pada pertengahan Januari, sehingga pada akhir Januari, kapal sudah tiba di dermaga Korido, Supiori.
Kapal  milik Pemda Supiori ini, jenis LCT. Kapal ini mempunyai daya angkut yang cukup besar. Manufandu mengatakan, LCT menjadi pilihan Pemda Supiori, karena kapal jenis ini dapat melayari perairan dangkal. Di sisi lain, sebagian besar pulau-pulau maupun kampung-kampung pesisir di Supiori belum memiliki dermaga, jadi kapal jenis ini sangat cocok untuk Supiori.

Kadis PU dan Tamben Supiori, Wigiyanto, saat peresmian PLTMH Masriv.SORENDIWERI - Setelah meresmikan pengoperasian PLTMH Masrive pada Desember  2013 lalu, kini Pemkab Supiori merencanakan menambah lagi satu mesin pembangkit di sungai Masrive, pasalnya debit air yang tersedia diyakini masih bisa membangkitkan energi yang lebih besar lagi.
“Satu mesin telah beroperasi, tapi dari hasil study di lapangan, kita masih bisa menambah dayanya lagi, dengan menambah satu mesin pembangkit lagi,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Kabupaten Supiori, Wigiyanto, belum lama ini.
Daya listrik yang dihasilkan dari mesin pembangkit listrik di Masrive yang diresmikan akhir desember lalu mampu menghasilkan energy listrik 80 Kw. “
Dikatakan, PLTMH Masrive sangat ramah lingkungan karena hanya mengandalkan turbin yang digerakkan oleh aliran air sungai masrive, masyarakat yang memakai energy listrik dari PLTMH Masrive juga tidak dipungut biaya, alias gratis dan mengaliri rumah-rumah warga selama 24 jam.
Sekedar diketahui, listrik PLN yang mengaliri Supiori belum dapat menjangkau wilayah selatan Supiori, hal ini disebabkan jarak antara Sorendiweri, Ibu Kota Kabupaten Supiori dengan Distrik Supiori Selatan cukup jauh disamping itu juga medan yang cukup berat.

Senin, 13 Januari 2014 11:19

Komitmen Untuk Melayani Semakin Ditancapkan

Ditulis oleh

Wakil Bupati Yan Imbab.SORENDIWERI - Dua tahun sudah Bupati Supiori Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M., dan Wakilnya Drs. Yan Imbab telah menumpahkan karya-karya besar mereka untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di Supiori. Mereka berupaya untuk membangun dasar-dasar baru untuk pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat Supiori. Banyak karya nyata yang kini telah dinikmati masyarakat Supiori. Di mulai dengan upaya menerangi Supiori dengan listrik permanen, pembangunan rumah masyarakat layak huni, telekomonukasi dan informasi, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, pembangunan air bersih, berobat gratis, pembangunan pendidikan, sampai dengan pemberdayaan pengusaha lokal Supiori serta kebijakan pembangunan lainnya yang tentunya bermuara pada peningkatan taraf hidup masyarakat Supiori.
Semua terobosan dengan pemikiran besar tersebut tentu tidak bisa di pandang sepeleh. Karena capaian pembangunan Supiori saat ini jauh dari yang disangkakan. Kita semua tentu masih ingat dengan kondisi Supiori pada saat dimekarkan. Sorendiweri Ibu kota Kabupaten Supiori yang seharusnya menjadi pioner pergerakan semua aspek di Supiori nyaris mati. Yang tampak hanyalah perkantoran pemerintah yang sering tutup. Pegawai pemerintah juga sering bolos kerja. Kalaupun masuk kerja, tidak ada yang bisa dikerjakan. Bukan karena mereka tidak bisa bekerja, namun fasilitas pendukung untuk melakukan kerja-kerja pemerintah tidak tersedia di Sorendiweri. Masalahnya adalah listrik.

Tampak Bupati dan Ketua DPR dan Wabup serta Kadis PU dan Tamben Supiori pada peresmian pengoperasian PLTMH Masriv, Desember 2013 lalu.SORENDIWERI—Jika di akhir tahun 2011 lalu, masyarakat Supiori diwilayah Ibu Kota Kabupaten Supiori, Sorendiweri dan sekitarnya bisamenikmati listrik, maka di akhir tahun 2013 lalu giliranmasyarakat di wilayah selatan Pulau Supiori juga bisa menikmatilistrik. Listrik yang mengaliri mereka bukan bersumber dari PLN namundari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro yang berhasil di bangun Pemda Supiori.
Peresmian pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH)tersebut dilakukan pada malam hari oleh ketua DPRD Supiori, Dra. HuldaIda Imbir, M.M., beberapa hari sebelum puncak perayaan hari raya Natal 25 Desember 2013 lalu, disaksikan Bupati Fredrik Menufandu, S.H., M.H., M.M.,Wakil Bupati Drs. Yan Imbab serta Sekda Supiori Ocktovinus Rumere, S.T.,M.MT., serta sejumlah anggota DPRD Supiori dan beberapa pimpinan SKPD di lingkup Pemda Supiori.
Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, dalam sambutan peresmianpengoperasian PLTMH Mazrive tersebut, mengatakan, pembangunan pembangkit listrik merupakan satu kesatuan dari program prioritas yangdiusungnya bersama Wakil Bupati Drs. Yan Imbab dalam pembangunan Supiori ke depan.

Halaman 4 dari 19