| Saatnya Kembalikan Serui yang Dulu Bersih dan Indah |
|
|
|
| Ditulis oleh (seo/roy/LO1) | ||||||
| Rabu, 22 Februari 2012 12:44 | ||||||
|
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Adat Kabupaten Kepulauan Yapen Apolos Mora ketika ditemui Bintang Papua dikediamannya di Jl.Anotaurei-Serui kemarin.
Dikatakan Apolos Mora, Pemerintah Daerah dan masyarakat yang ada di kota Serui harus memahami betul kata ACIS yang telah melekat pada kota ini,mengingat pentingnya kesehatan bagi manusia namum sekilas kita melihat banyaknya sampah yang berserakan disekitar jembatan 3000 samping pasar ikan dan beberapa lokasih lainnya yang ada di kota Serui sehingga begitu kotor dan jorok maka jelas terkesan masyarakat kota ini sudah tidak menyadari istilah ACIS yang telah melekat selama ini, untuk itu, dirinya mengajak semua pihak agar bersama-sama memperhatikan kebersihan disekitar lingkungan kita dan buanglah sampah pada tempatnya atau tempat yang telah disediakan agar tidak dibuang secara sembarangan. Lebih jauh dikatakan, sampah-sampah yang ada saat ini, tepatnya di sepanjang tepian pantai jembatan 3000 begitu jorok dan masyarakat tidak menyadari dampak dari hal tersebut apabila hanya membuang sampah secara sembarangan. Untuk itu, dirinya selaku Dewan Adat di Daeerah ini berharap kepada pihak pemerintah, LSM, dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya dalam melihat hal itu secara bersama dan terlebih khususnya lagi bagi pemerintah daerah agar bisa mengeluarkan Peraturan Daerah terkait dengan sampah-sampah tersebut sehingga menjadi perhatian dari semua masyarakat dan menjadi perhatian serius dalam menjaga kebersihan di kota Serui Dihimbau kepada dinas atau instansi terkait dalam hal ini Dinas Tata Kota agar bisa membuat program Bak ataupun tempat sampah yang layak dan parmanen sehingga dapat tertata secara baik, hal ini mengingat, bila menggunakan kantong plastik maka dengan mudah dirusakan oleh hewan ataupun ternak yang berkeliaran dalam kota,dan kepada pihak DPRD yang adalah wakil rakyat, hendaknya menjalankan fungsinya sebagai lembaga yang harus memihak serta memperhatikan hal-hal yang baik bagi kesejahteraan masyarakat umumnya agar dapat memperhatikan hal itu secara baik. Hal lain juga agar tepat karena selama ini Dewan Adat maupun tokoh-tokoh masyarakat melihat DPRD dan pejabat-pejabat lainnya sering pergi keluar daerah setiap saat melihat kebersihan dan keindahan daerah lain namun tidak pernah ada niat maupun keinginan untuk merancang sesuatu hal yang benar/baik bagi daerah ini, mengingat kota Serui banyak dijuluki kota perjuangan, kota acis dan kota injil namun dalamnya tidak seperti demikian. (seo/roy/LO1)
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved." |
||||||
| LAST_UPDATED2 |




SERUI—Kota Serui yang pada zaman bupati Philip Wona terkenal dengan ACIS (Aman, Ceria, Indah, Sehat) kina mulai pudar atau bahkan hilang sama sekali, padhal dahulu ACIS ini menjadi idola sekaligus icon kota Serui ke se-antero tanah Papua. Pada sisi lain, ACIS ini juga menjadi andalan dan primadona pemerintah setempat bersama masyarakat, untuk itu, pada tahun 2012 ini dirasa perlu untuk ditumbuh kembangkan lagi menjadi kebanggaan bersama.