Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Waropen Ruang Tunggu Dermaga Waropen Jadi Kantor Dishub
Ruang Tunggu Dermaga Waropen Jadi Kantor Dishub PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh (seo/aj/LO1)   
Selasa, 07 Februari 2012 20:59

WAROPEN - Terkait dengan keluhan masyarakat menyangkut ketersediaan ruang tunggu di Dermaga Waropen, yang mana di saat hujan atau panas, masyarakat yang menunggu kedatangan kapal yang hendak ditumanginya untuk ke daerah lain melalui laut tidak memiliki tempat berteduh.

Hal itu karena bangunan yang sedianya dipakai untuk ruang tunggu penumpang di Dermaga Waropen, dipakai untuk Kantor Dinas Perhubungan.

Menyikapi masalah tersebut, Ketua DPRD Waropen Hugo tebai,STh ketika kepada binpa di ruang kerjanya mengatakan, hal tersebut telah ditindak lanjuti dengan instansi terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan Kabupaten Waropen menyangkut gedung tersebut.

Dikatakan, upaya-upaya pertemuan dengan Dinas terkait telah dilakukan guna menyelesaikan permasalahan tersebut, mengingat akan suara hati rakyat yang diserukan bagi pemerintah saat ini agar dapat memperhatikan nasib/keadaan mereka.

Ia berharap agar Dinas terkait dapat membangunataupun mengontrak bangunan lain untuk sementara waktu, mengingat saat ini konsentrasi pembangunan Kabupaten Waropen sementara dipusatkan di ibukota Kabupaten yaitu Botawa.

Sehingga Ia berharap besar agar ada dukungan maupun kerja sama yang baik dari Dinas Perhubungan untuk bisa mencari bangunan lain agar bangunan yang awalnya diperuntukan sebagai tempat ruang tunggu bagi para penumpang disekitar dermaga bisa dipergunakan, dan masyarakat pun ikut senang mengingat ada tempat berteduh bagi masyarakat.

Dengan demikian atas nama Wakil rakyat juga menyampaikan permohonan maaf bagi semua masyarakat terkait permasalahan serta kekurangan yang ada saat ini,serta berharap kedepannya dari RPJMD yang sudah ditetapkan merupakan bagian dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati  saat ini dan sementara dibenahi sedikit demi sedikit pembangunan yang ada di Daerah Kabupaten Waropen.

Sementara, menyangkut retribusi pada pintu masuk dermaga yang ditarik biayanya tanpa memberikan karcis apapun bagi para penumpang yang ingin keluar masuk, sehingga menimbulkan protes dari para pengunjung, menurut Hugo Tebai seharusnya penarikan dari suatu distribusi harus disertakan dengan karcis sehingga bisa diketahui berapa besar pendapatan Daerah yang diperoleh.

Dan apabila penarikan distribusi tanpa karcis maka bisa saja hasil tersebut masuk dikantong, namun Dirinya akan melakukan koordinasi lebih lanjut terkait hal ini dengan pihak pelabuhan. Untuk itu dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan-masukan sehingga kedepannya akan semakin ditingkatkan lagi upaya-upaya penyelesaiannya. (seo/aj/LO1)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul