| Masyarakat Memerlukan Angkutan Umum |
|
|
|
| Ditulis oleh (seo/aj/LO1) | ||||||
| Rabu, 08 Februari 2012 23:09 | ||||||
|
Menurut Ketua DPRD Kabupaten Waropen Hugo Tebai,STh bahwa hal itu menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan dalam hal transportasi. Menyikapi situasi tersebut, menurutnya Dewan akan berusaha mencari solusi yang bisa dilakukan dalam mengurangi beban warga masyarakat. “Dan hal itu akan dikemukakan lewat dana Otsus yang mana akan dibahas dalam pembahasan aggaran ditahun 2012. Saat ini jalan-jalan penghubung antara daerah satu dengan lainnya sudah cukup baik dan sementara masih berjalan, sehingga dalam pembahasan Tahun ini maka DPRD akan berusaha mendorong pihak pemerintah sehingga ada perhatian khusus dalam pengadaan transportasi bagi masyarakat yang hidup dipedesaan dan menjawab kebutuhan masyarakat umumnya,” ungkapnya kepada Bintang Papua di ruang kerjanya, Rabu (8/2)Disinggung soal masuknya motor dari luar daerah secara liar tanpa adanya kontrol dari petugas di lapangan, sehingga mendatangkan kerugian bagi Daerah dan menjadi masukan dari masyarakat terkait dengan PAD, hal tersebut dibenarkan Hugo Tebai. “Yang mana itu terjadi tanpa jalur resmi, sehingga akan ditinjau langsung hal itu,” tegasnya. Dirinya pun berharap dari instansi terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian serta Pemerintah Daerah agar menindak tegas dan serius. “Mengingat hal tersebut sangat merugikan daerah, karena dibutuhkan PAD untuk kemajuan pembangunan di daerah ini dan hal tersebut akan di koordinasikan dengan instansi terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan, mengingat hal tersebut sangat merugikan Daerah,” ujarnya. (seo/aj/LO1)
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved." |




WAROPEN – Sejak resmi menjadi satu kabupaten, di Kabupaten Waropen hingga saat ini belum ada satu pun mobil angkutan umum. Sehingga masyarakat hanya menggantungkan pada motor ojek dalam bepergian.